Ketik disini

Tanjung

Oknum Staf Desa Kena OTT

Bagikan

TANJUNGA�– Tim Saber Pungli Lombok Utara kembali menunjukkan taringnya. Kali ini mereka mengamankan seorang oknum staf desa di Desa Sambik Elen HA (inisial, Red) yang diduga melakukan pungli Jumat (17/3) lalu. a�?Tim melakukan OTT terhadap HA Jumat siang sekitar pukul 12.00 Wita,a�? ujar Kapolres Lombok Utara AKBP Rifai didampingi Wakapolres Kompol Teuku Ardiansyah kepada wartawan, Sabtu (18/3) lalu.

Dijelaskan, HA diamankan karena diduga melakukan pungli dalam pengambilan sertifikat tanah milik masyarakat. Di mana setiap pengambilan dikenakan biaya Rp 600 ribu per satu sertifikat. a�?Semua transaksi pengambilan sertifikat ini dilakukan di rumah HA bukan di kantor desa,a�? katanya.

Dari rumah HA, tim juga mengamankan beberapa barang bukti seperti 43 sertifikat yang terbit tahun 2015, 136 sertifikat tanah yang terbit tahun 2016, uang tunai sebesar Rp 1,8 juta, laptop, dan buku yang digunakan mencatat seluruh pengambilan sertifikat. Selain itu setelah melakukan pengembangan, tim juga menemukan uang sebesar Rp 11.450.000 dari kas desa.

Menurut Rifai, tim juga tidak menemukan adanya aturan (Perdes) yang mengatur biaya pengambilan sertifikat tersebut. Dari pengakuan HA, pungutan yang dilakukan ada di Perdes. Akan tetapi rupanya Perdes tersebut belum ada. a�?Tidak ada juga disebutkan dalam Perdes yang ada pungutan Rp 600 ribu untuk pengambilan sertifikat,a�? tandasnya.

Kepada wartawan, Rifai menegaskan, saat ini tim Saber Pungli masih belum melakukan gelar perkara sehingga belum menentukan status HA. a�?Tim nanti akan gelar perkara untuk menentukan langkah penanganan hukum lebih lanjut berdasarkan bukti permulaan yang ditemukan di lapangan,a�? katanya.

Saat ditanya ada kemungkinan pelaku lain, Rifai belum mau mengungkapkan secara detail. Karena tim perlu terlebih dulu untuk melakukan gelar perkara. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka