Ketik disini

Giri Menang

Tujuh SKPD Dapat Perhatian Serius

Bagikan

GIRI MENANG – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan NTB telah melakukan pemeriksaan awal di sejumlah SKPD di lingkup Pemkab Lombok Barat (Lobar). Dalam pemeriksaan awal itu, tujuh SKPD menjadi temuan BPK.

SKPD tersebut ialah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Satu Pintu, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Tata Kota (belum OPD), dan Sekretariat DPRD.

Tujuh SKPD itu belum menindaklanjuti temuan BPK. Mereka lantas diberi batas waktu 10 hari terhitung sejak Senin (13/3) lalu.

a�?Tujuh SKPD itu perlu mendapatkan perhatian serius. Sudah kita panggil (pimpinan),a�? terang Sekda Lombok Barat H Moch Taufiq, Jumat (17/3) lalu.

Yang menjadi temuan BPK pada pemeriksaan awal, lanjutnya seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan perjalanan dinas. Ia berharap tindaklanjut temuan itu diselesaikan tepat waktu. Sebab hal ini berpengaruh pada opini BPK tahun ini.

a�?Makanya kami kontrol terus mereka, kita awasi betul,a�? tegasnya.

Ditanya apakah temuan tersebut bersifat administratif atau kerugian negara, sekda enggan membeberkan lebih jelas. Namun dipastikan pada pemeriksaan awal, belum ditemukan kerugian negera.

a�?Yang pasti kerugian negara belum ada,a�? jelasnya.

Rencananya Pemkab Lobar akan menyerahkan laporan keuangan 2016 ke BPK tanggal 30 Maret mendatang. Setelah itu BPK baru akan kembali dijadwalkan turun melakukan pemeriksaan lebih terperinci.

Sekda Taufiq masih optimis, meski ada temuan di tujuh SKPD tahun ini pemkab bisa mempertahankan WTP, sekaligus yang ketiga kali secara berturut-turut.

Pihaknya juga berencana, untuk menimalisir ada temuan, ke depan Inspekstorat melakukan pengawasan bukan per semester tapi per triwulan terhadap SKPD tertentu. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka