Ketik disini

Metropolis

Lombok Travel Mart Target Transaksi Rp 60 M

Bagikan

MATARAMA�– Lombok Travel Mart (LTM) kembali digelar. Ini adalah ajang keempat event pasar wisata tahunan yang kehadirannya selalu dinanti para buyer dan seller dari dalam dan luar negeri tersebut. Tahun ini, ditargetkan, transaksi LTM akan mencapai Rp 60 miliar.

Jika tak ada aral melintang, LTM edisi keempat ini akan dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya. Kegiatan akan dipusatkan di destinasi wisata Gili Air pada 24 -26 Maret 2017.

Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB JN Wirajagat dalam keterangan pada media kemarin mengatakan, transaksi dalam LTM terus meningkat dari tahun ke tahun. Demikian pula jumlah buyer yang turut serta terus bertambah.

a�?Untuk LTM IV ini kita targetkan transaksi mencapai Rp 60 miliar,a�? kata Jagat, begitu JN Wirajagat karib disapa.

Untuk tahun ini, total 254 buyer telah memastikan diri ambil bagian. Mereka adalah agen biro perjalanan wisata dari Australia, India, Singapura, dan Malaysia. Sisanya para buyer yang merupakan biro perjalanan wisata dari dalam negeri. Sementara akan terlibat 35 seller yang merupakan perwakilan industri wisata di NTB.

“Jumlah ini masih dimungkinkan bertambah, mengingat hingga kini masih banyak yang mendaftar,” ujar Jagat.

Saat event ini pertama kali digelar, Jagat mengatakan, LTM berhasil membukukan transaksi hingga Rp 30 miliar dengan diikuti 150 buyer dari dalam dan luar negeri. Sementara pada pagelaran LTM II transaksi naik menjadi Rp 40 miliar dengan 200 buyer. Dan pada LTM III, jumlah buyer bertambah menjadi 225 dengan transaksi sebesar Rp 45 miliar. a�?Berkaca pada pengalaman-pengalaman sebelumnya, seluruh transaksi itu terealisasi,a�? kata Jagat.

Dikatakan, LTM ini berbeda dengan pagelaran pasar wisata lainnya. Biro perjalanan wisata yang turut serta harus berbeda tiap tahun. Jadi, biro perjalanan wisata yang sudah ikut dalam LTM tahun sebelumnya, tidak diperkenankan ikut dalam LTM tahun ini.

Biro perjalanan wisata yang turut serta juga diseleksi. Khusus untuk biro perjalanan wisata luar negeri, kata Jagat diseleksi oleh Kementerian Pariwisata yang berkoordinasi dengan organisasi pariwisata di negara bersangkutan. Sementara untuk buyer dalam negeri diverifikasi dan diseleksi DPP ASPII.

a�?Jadi kami memang hanya memberi kesempatan pada biro perjalanan yang punya gizi,a�? kata Jagat merujuk pada buyer LTM yang harus berasal dari biro perjalanan wisata yang bonafid.

Itu sebabnya, pada pagelaran LTM tahun ini, sejumlah biro perjalanan wisata yang telah ikut serta pagelaran LTM tahun lalu harus ditolak keikutsertaanya. Menjadikan LTM ini sebagai pasar wisata dengan marwah tinggi dan selalu dinanti dengan kualitas yang terjaga.

Rencananya, di Gili Air, LTM akan mengambil lokasi di Hotel Ombak Paradise, Kabupaten Lombok Utara. Ajang ini juga untuk membidik pasar wisata NTB seperti Singapura dan Malaysia yang kini telah berkembang sebagai pemasok utama wisatawan mancanegara ke NTB. Juga Australia yang merupakan salah satu pasar menjanjikan pariwisata NTB.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia LTM IV Suhaely menjelaskan, semenjak digelar pertama kali hingga edisi keempat ini, LTM memang selalu berinovasi. Tahun pertama, LTM misalnya digelar di tempat yang tidak lazim. Transaksi antara seller dan buyer kala itu digelar di Museum Negeri NTB, tepat berada di tengah-tengah koleksi yang dipamerkan Museum.

Tahun kedua penyelenggaraan pun diangkat dengan tema untuk mempromosikan kawasan wisata pesisir selatan Lombok Barat. Lalu pada pagelaran ketiga LTM digelar untuk mempromosikan keindahan destinasi wisata Lombok Timur yang kala itu terkenal dengan Pantai Pink-nya.

Sementara yang spesial pada LTM keempat ini adalah peserta LTM langsung bisa menikmati suasana leisure sambil bertemu dengan mitra bisnis karena table top-nya digelar di pinggir pantai indah di Gili Air yang berpasir putih.

a�?Begitu acara table top selesai, peserta langsung bisa menikmati suasana sunset di Gili Air,a�? tandasnya. (kus/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka