Ketik disini

Headline Praya

Pasar Tumpah, Pasien Melahirkan di Jalanan

Bagikan

PRAYAA�– Suasana pasar di Desa Teratak, Batukliang Utara (BKU) dan Desa Barabali, Batukliang Lombok Tengah (Loteng) dikeluhkan para pengendara. Penyebabnya, karena pedagang tumpah ruah hingga akses jalan raya, kemacetan pun tidak bisa dibendung.

a�?Tolong, Dinas Perindag, Dishub, kepolisian dan Satpol PP menyikapi masalah ini,a�? kata Kepala Desa (Kades) Aik Bukak Zulkarnaen, kemarin (20/3).

Ia tidak ingin, pengalaman suram kembali terjadi. Saat dirinya, mengantarkan salah satu pasien ibu hamil ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. Dalam perjalanan, kendaraan yang ditumpanginya tersebut terjebak macet. Penyebabnya, karena terhalang para pedagang di Pasar Teratak.

Di satu sisi, kata Zulkarnaen ibu yang hamil tersebut, sudah tidak tahan lagi, butuh pertolongan cepat, agar melahirkan dengan normal di rumah sakit. a�?Sayangnya, gara-gara kemacetan itu, ibu yang dimaksud melahirkan anak di tengah jalan, tepatnya di jembatan Desa Teratak,a�? keluhnya.

Parahnya lagi, tambah Zulkarnaen saat dirinya membawa pasien kecelakaan berat. Lagi-lagi, karena kemacetan di Pasar Barabali, pesien yang dimaksud meninggal dunia.

a�?Kalau sudah hari Rabu dan Minggu, Pasar Teratak wajib tumpah ruah. Begitu pula, hari Jumat di Pasar Barabali,a�? ujarnya.

Untuk itulah, pihaknya meminta agar pemerintah secepatnya menyikapi persoalan dua pasar tersebut, paling tidak dilakukan penertiban, melarang para pedagang maupun pembeli menggunakan bahu jalan, apalagi jalan rayanya.

A�a�?Sekali lagi, mohon ini diperhatikan. Kasihan warga kami,a�? keluh Zulkarnaen.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dishub Loteng Lalu Ahmad Sauki mengaku kesulitan, mengatur lalu lintas di sejumlah pasar di Loteng. Kecuali, kerja sama lintas dinas. Khususnya, Dinas Perindag. a�?Dalam waktu dekat ini, kami segera membangun koordinasi dan tindakan cepat,a�? kata Sauki.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka