Ketik disini

Praya

Riasan Pengantin Sasak Bawa Kak Adi Raih Katalia Award

Bagikan

Sebentar lagi, M Samsulhadi akan dianugrahi penghargaan Katalia Award di Jakarta, tepatnya 14 April mendatang. Sederatan penganugrahan lain, sudah disabetnya.

***

Kak Adi-panggilan akrabnya- merupakan pria yang lahir di Praya Lombok Tengah (Loteng), pada 29 Mei 1965 silam. Ia dibesarkan dari keluarga sederhana, namun memiliki komitmen dalam dunia pendidikan. Di kalangan penata rias dan busana di Loteng, namanya sudah tidak asing lagi.

Ia merupakan salah satu pencetus tata rias dan busana pengantin modifikasi Sasak. Suatu percampuran antara budaya masa lalu dan kekinian. Agar tidak diklaim pihak terkait, ia mengaku sudah memiliki hak cipta atas hasil karyanya tersebut.

Keberhasilannya itu, membuar beberapa salon kecantikan, tata rias dan busana di seluruh Indonesia, mulai berdatangan untuk belajar.

a�?Terakhir, ada 15 orang dari Jambi yang berkunjung. Mereka rela menghabiskan waktu berhari-hari, untuk belajar rias pengantin modifikasi Sasak ini,a�? ujar Kak Adi.

Selain itu, ia juga diundang di beberapa kabupaten/kota di Indonesia. Dalam setiap pertemuan, baik seminar maupun diklat, Kak Adi biasanya menjelaskan secara teoritis, apa yang dimaksud perias pengantin modifikasi Sasak tersebut. Secara kasat mata, terdengar mudah. Namun, prakteknya cukup sulit.

Menurutnya butuh pendidikan dan keterampilan, untuk menguasinya, butuk waktu panjang, kesabaran dan tekat kuat.

a�?Sudah tidak terhitung, berapa daerah di Indonesia yang saya kunjungi,a�? bebernya.

Selain memperkenalkan tata rias dan busana pengantin modifikasi Sasak.

a�?Alhamdulillah, saat ini perias pengantin modifikasi Sasak, mulai disukai para calon pengantin di Pulau Lombok. Bahkan di luar Pulau Lombok,a�? lanjut Kak Adi.

Dari buah karya dan ciptanya itu pun, Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi dan Modern Indonesia (Katalia), menganugrahi dirinya Katalia Award. Penghargaan akan diserahkan di Jakarta, pada 14 April mendatang. Menurut rencana akan didampingi Ketua PPK Loteng Hj Baiq Irma Budiani Suhaili dan Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie.

a�?Penghargaan ini, saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna. Khususnya lagi, Pemkab. Alhamdulillah,a�? ujarnya.(Dedi Shopan Shopian a�� Praya/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka