Ketik disini

Sumbawa

Subkont AMNT Dituntut Berkantor di Luar Town Site

Bagikan

TALIWANGA�a�� Masyarakat di Kecamatan Maluk dan Sekongkang meminta seluruh sub kontraktor PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tidak lagi mengedepankan sikap eksklusif. Mereka mendesak, perusahaan subkon tambang tembaga dan emas yang jumlahnya ratusan, berkantor di luar kompleks tambang AMNT.

Permintaan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara seluruh kepala desa di Sumbawa Barat bersama bupati, wakil bupati dan pemangku kepentingan utama di kantor bupati KSB, kemarin.

Seperti diketahui, sejak perusahaan tambang tembaga dan emas beroperasi tahun 2000 lalu, ratusan subkontraktor yang mendapat pekerjaan dari AMNT (sebelumnya PTNNT) lebih memilih berkantor dalam kawasan pertambangan tepatnya di Town Site.

Kondisi ini mengakibatkan akses masyarakat, terutama warga Kecamatan Maluk dan Sekongkang untuk mendapatkan pekerjaan dari perusahaan sub kontraktor menjadi terbatas. Selain itu, roda ekonomi masyarakat wilayah lingkar tambang juga dilaporkan para kepala desa pincang. Soalnya, hampir semua kebutuhan yang diperlukan perusahaan subkon ini didatangkan dari luar KSB.

a�?Kami mendesak perusahaan sub kontraktor yang saat ini berkantor di dalam Town Site untuk keluar dan berkantor di Maluk dan Sekongkang. Kenapa, karena selama ini keberadaan mereka tidak membawa dampak berarti bagi masyarakat,a�? tegas seluruh kepala (kades) se-Kecamatan Maluk dan Sekongkang yang dibacakan di hadapan bupati, wabup dan pihak-pihak yang hadir dalam rakor.

Kecamatan Maluk memiliki lima desa, antara lain Desa Mantun, Desa Bukit Damai, Desa Pasir Putih, Desa Benete dan Desa Maluk. Sementara Kecamatan Sekongkang memiliki delapan desa, antara lain Desa Sekongkang Bawah, Desa Sekongkang Atas, Desa Kemuning, Desa Ai Kangkung, Desa Talonang, Desa Tatar, Desa Tongo dan Desa Persiapan Lemar Lempo. Maluk dan Sekongkang menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di KSB. Meski menjadi pusat beroperasinya perusahaan tambang tembaga dan emas, hanya sebagian kecil masyarakat Maluk dan Sekongkang yang mendapatkan pekerjaan di AMNT, terlebih di perusahaan sub kontraktor yang jumlahnya mencapai ratusan perusahaan.

Selain itu, diungkapkan angka pengangguran di dua kecamatan ini masih terbilang cukup tinggi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan banyaknya jumlah perusahaan yang beroperasi diwilayah itu. a�?KamiA� berharap keberadaan perusahaan sub kontraktor AMNT bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat di Maluk dan Sekongkang. Kondisi ini sudah berlangsung lama, dan hal ini harus disikapi serius,a��a�� tegas pernyataan para kepala desa ini lagi.

Dengan berkantor di luar Town Site, 13 kepala desa se-Kecamatan Maluk dan Sekongkang ini optimistis, masyarakat bisa merasakan dampak ekonomi secara langsung. Tidak seperti sekarang, keberadaan ratusan perusahaan sub kontraktor ini malah menambah tingginya angka inflasi di dua kecamatan tersebut. Minimal karyawan mereka bisa berbelanja di kios-kios milik warga. Sehingga ada dampak ekonomi secara langsung. Jangan seperti sekarang ini, keberadaan mereka malah tidak memberikan nilai apa-apa bagi masyarakat.

Permintaan 13 kepala desa se-Kecamatan Maluk dan Sekongkang memang cukup beralasan. Selama ini, ada banyak a�?rahasiaa�? yang tidak bisa diketahui masyarakat, terutama proses rekrutmen dan penerimaan tenaga kerja yang dilakukan perusahaan sub kontraktor tersebut. Sementara di satu sisi, masyarakat Maluk dan Sekongkang membutuhkan kesempatan kerja. Permintaan itu tentu saja sebuah hal yang wajar, mengingat jumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah itu ratusan.

Selain dinilai tidak memberikan dampak langsung apapun bagi masyarakat, keberadaan perusahaan sub kontraktor ini juga tidak diketahui masyarakat. Jumlahnya ada ratusan perusahaan, tapi masyarakat tidak tahu perusahaan-perusahaan itu berasal dari mana.

Pemerintah juga tidak bisa melakukan pengawasan secara maksimal terkait keberadaan perusahaan ini. Apalagi, untuk bisa masuk ke lokasi perusahaan yang ada saat ini, pemerintah harus melalui proses yang berbelit-belit. Para kepala desa juga mengaku perlu tahu mana-mana saja perusahaan sub kontraktor AMNT tersebut. Sebab, selama ini keberadaan mereka itu terkesan dirahasiakan kepada masyarakat.

Rapat koordinasi dengan bupati, wabup dan seluruh unsur muspida KSB ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi para kades ini kepada manajemen AMNT. Sehingga ke depan perusahaan sub kontraktor bisa berkantor di luar Town Site.

a�?Kalau masih di dalam Town Site, kita sulit melakukan pengawasan. Termasuk kegiatan mereka seperti apa, maupun jumlah pekerja yang dipekerjakan di perusahaan itu,a��a�� tandas seorang kepala desa menegaskan.

Rencana pembangunan pabrik smelter (pemurnian) konsentrat tembaga dan emas yang akan dilakukan pertengahan tahun ini, diharapkan menjadi moment yang tepat untuk merelokasi perusahaan sub kontraktor ini.

Seperti diketahui, pabrik smelter konsentrat tembaga dan emas ini akan dibangun di Desa Benete, Kecamatan Maluk. Pembangunan pabrik ini dipastikan akan menyerap banyak tenaga kerja dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. a�?Ini kenapa kami juga mendesak perusahaan sub kontraktor itu berkantor di luar Town Site. Karena smelter akan dibangun di Benete, jadi pemerintah desa dan masyarakat Maluk serta Sekongkang bisa mendapatkan dampak langsung dari keberadaan mereka,a�? tambah para kades ini lagi.

Sementara itu, Bupati KSB, HW Musyafirin menyatakan kesiapannya untuk meneruskan aspirasi yang disampaikan 13 kepala desa se-Kecamatan Maluk dan Sekongkang ini. Bupati berjanji akan menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan manajemen AMNT di Jakarta besok (hari ini,red). a�?Apa yang menjadi aspirasi kepala desa ini akan saya sampaikan langsung. Apalagi, aspirasi ini memang sudah lama disuarakan masyarakat, baik itu masyarakat di Kecamatan Maluk, Jereweh maupun Sekongkang,a�? janjinya.

Orang nomor satu bumi penghasil tembaga dan emas ini sangat memahami aspirasi yang disampaikan 13 kades se-Kecamatan Maluk dan Sekongkang ini. Karenanya, sudah menjadi tugas pemerintah menyampaikan hal tersebut. a�?Desakan agar perusahaan sub kontraktor berkantor di luar Town Site itu sudah cukup lama memang disuarakan seluruh desa di Kecamatan Maluk dan Sekongkang,a�? tambahnya. (far/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka