Ketik disini

Politika

Tak Mudah untuk Berkoalisi

Bagikan

MATARAM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Zulkieflimansyah menilai tak mudah bagi partai politik (parpol) untuk berkoalisi. Itu sebabnya hingga kini belum satupun parpol yang mendeklarasikan diri sudah berkoalisi antara yang satu dengan lainnya. Lantaran dalam memutuskan koalisi, DPP partai masing-masing memiliki andil besar. a�?Yang menentukan koalisi (atau) tidaknya adalah DPP masing-masing parpol, bukan DPW atau DPD begitu juga PKS,a�? kata pria yang akrab disapa Bang Zul, kemarin (20/3).

Menurutnya, banyak pertimbangan yang harus dilakukan parpol. Meski diakui tak ada satupun parpol yang ingin kalah dalam Pilkada 2018, khususnya NTB. a�?Makanya hampir parpol semua masih wait and see,a�? ujarnya.

Ia pun membeberkan, dalam koalisi ini tak cukup hanya di tingkat daerah kemudian dilanjutkan ke kabupaten/kota. Melainkan koalisi dilakukan pada tingkat provinsi di masing-masing daerah di Indonesia. Karena ada daerah-daerah yang harus dijaga parpol di tingkat nasional.

Melihat agenda politik tahun 2018, kata dia, tidak hanya NTB yang melakukan pilkada. Dari 171 daerah ada 17 provinsi yang menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi diantaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,

Artinya, melihat daerah-daerah besar sebagai kantong suara tak dapat dipungkiri koalisi berkaitan dengan agenda Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. a�?Tiga daerah ini penentu suara di Pilpres 2019, jadi kalkulasinya di sini. ApakahA� PKS misalnya diberikan menang di Jabar atau Jatim, Jateng, atau bahkan NTB,a�? terangnya. a�?Bagi calon-calon yang mengerti politik pasti paham akan hal ini,a�? tambah Bang Zul.

Jika ini terjadi, sambungnya, maka setiap parpol harus siap dengan segala risikonya. Apakah akan menang di NTB atau daerah lain. a�?Nilai lebih PKS itu, bisa menangkap dinamika nasional tersebut. Karena DPP melihat dari kacamata berbeda,a�? ujarnya.

Dengan demikian, PKS tidak akan sembrono dalam mendeklarasikan dengan siapa berkoalisi atau berpasangan di Pilgub NTB dan Pilkada tiga kabupaten/kota 2018. Namun yang jelas, PKS terus melakukan komunikasi dan penjajakan politik kepada semua parpol.

a�?Saya juga akan legowo jika konstalasi nasional akan lain keputusannya,a�? tandas Anggota DPR RI dapil Banten tersebut. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka