Ketik disini

Selong

Banjir, Lotim Rugi Rp 288 Miliar

Bagikan

SELONG – Bencana yang menerjang Lombok Timur (Lotim) beberapa bulan terakhir telah menyebabkan kerugian mencapai ratusan miliar. Untuk menanggulangi ini, BPBD Lotim bekerjasama dengan BPBD Provinsi NTB dan BNPB telah menyiapkan rencana aksi yang akan dilaksanakan secepatnya.

a�?Untuk penanganan pasabencana, Pemda sudah menyusun rencana aksi yang sudah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Nomor 13 tahun 2017. Dalam rencana aksi itu, kami menghitng kerusakan dan kerugian dengan total Rp 228 miliar lebih,a�? kata Kepala Pelaksana BPBD Lotim H Napsi.

Rencana aksi ini diharapkan dapat ditanggulangi dalam dua tahun anggaran 2017 dan 2018. Baik dari APBD Kabupaten, Provinsi maupun Kementrian dan Lembaga di pusat. Rencana aksi dibagi menjadi lima sektor. Mulai dari A�perumahan dan pemukiman, ekonomi, sosial, infrastruktur dan sektor lainnya.

a�?Tahap awal kami mengajukan Rp 97 miliar ke pusat. Ini untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur yang mesti segera diperbaiki seperti jembatan yang putus, jalan yang rusak atau saluran irigasi yang dibutuhkan masyarakat untuk pertanian,a�? jelasnya.

Sementara kerugian di bidang pertanian akibat bencana banjir di Lotim dari penjelasan Napsi mencapai sekitar Rp 17 miliar. Itu didapat dari lahan pertanian yang gagal panen.

A�a�?Jika tanamannya berhasil kemudian dikalkulasikan dengan harga saat ini, didapat kerugian senilai itu,a�? cetusnya.

Sementara untuk sektor perumahan dan pemukiman, sekitar 63 rumah mengalami kerusakan. 27 unit rumah hanyut dan rusak berat. Sementara sisanya rusak sedang dan ringan. Selain itu, ada juga jalan dan jembatan yang saat ini sudah dikoordinasikan dengan Provinsi.

a�?Kalau perumahan kebetulan sudah siap dari Provinsi. Dari hasil rapat terakhir perbaikan akan dilaksanakan secepatnya,a�? ucapnya.

Sementara untuk jaminan hidup dari Dinas Sosial Provinsi NTB hingga saat ini dikatakan masih belum bisa diberikan bagi korban yang rumahnya hanyut atau rusak berat. Karena saat ini masih menunggu SK Bupati.

A�a�?Tindak lanjut berupa SK Bupati Lotim harus diusulkan ke Kementrian. Kalau SK sudah ada dan rumah tersebut memang betul-betul rusak berat atau hanyut Dinas Sosial Kabupaten/Kota segera kirim ke Kemensos. Nanti kami dari Provinsi yang komunikasi dengan pusat,a�? jelas Kepala Disos Provinsi NTB H Ahsanul Khalik. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka