Ketik disini

Kriminal

Di Ampenan, Nelayan Barter Sabu dengan Ikan

Bagikan

MATARAM – Peredaran gelap Narkoba rupanya telah sampai kepada sejumlah nelayan di Bintaro Jaya Ampenan. Buktinya polisi menangkap terduga pengedar narkotika jenis sabu di ZA di kawasan pesisir itu.

Menurut keterangan polisi, pihaknya telah mencurigai aktivitas peredaran sabu yang dilakukan ZA A�selama tiga bulan terakhir. Konon ZA menjadikan para nelayan sebagai pangsa pasar peredaran sabu. Setiap satu poket sabu yang ia jual, dihargai Rp 150 ribu. Uniknya, tidak semua nelayan membayar sabu dengan sejumlah uang. Beberapa diantara menukar sabu dengan ikan hasil melaut.

a�?Kalau tidak punya uang, balik dari melaut nelayannya kasih ikan ke ZA,a�? kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra, kemarin (22/3).

Setelah mendapat indikasi penjualan sabu yang dilakukan ZA, polisi kemudian menangkapnya, pada Senin sore (20/3), di pesisir Pantai Meninting, Lingkungan Bintaro Jaya. Saat penggeledahan dilakukan, petugas mendapatkan 20 poket sabu, dimana dua poket diantaranya telah dipesan nelayan.

a�?Total beratnya itu 8,15 gram,a�? kata Satra.

Kata Satra, ZA menjual sabunya secara terang-terangan. Dia menawarkan langsung kepada sejumlah nelayan yang hendak melaut.

a�? Jadi nelayan-nelayan itu ditawari sabu oleh yang bersangkutan,a�? ujar dia.

Terkait dengan asal usul barang haram tersebut, kata Satra masih diselidiki jajarannya. Sebelumnya ZA sempat mengaku sabu yang ia jual didapatkan dari seseorang di Karang Bagu. Sayangnya, saat mencari pemasok sabu kepada ZA, polisi tidak mendapatkan hasil.

a�?Sistemnya beli putus, tapi akan tetap kita kejar pemasoknya,a�? katanya.

Sementara itu, ZA mengaku baru menjual sabu selama empat bulan terakhir. Alasan ekonomi menjadi sebab ia memilih untuk menjual barang tersebut.

a�?Saya cuma jual saja, tapi tidak make (pakai, Red) barangnya,a�? aku.dia.

Dia juga mengakui menjual sabu kepada nelayan. Namun tidak semua nelayan ia tawarkan sabu.

a�?Biasanya yang masih muda yang membeli sabu, kalau gak punya uang, kadang tukar sama lima ekor ikan. Terus ikan itu saya jual lagi,a�? ujarnya. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka