Ketik disini

Headline Metropolis

Jangan Puas dengan Penghargaan!

Bagikan

MATARAM-Masuknya Pulau Lombok dalam 10 besar destinasi terbaik se-Asia versi situs TripAdvisor tahun 2017 memberikan dampak positif bagi pariwisata NTB.

Tapi Pemprov NTB diingatkan untuk tidak berpuas diri dengan berbagai penghargaan yang diterima. Hal yang paling penting adalah terus memberbaiki kualitas destinasi dan pelayanan pariwisata bagi turis yang datang melancong.

Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB Yek Agil mengatakan, berbagai penghargaan yang diberikan kepada Lombok secara tidak langsung sangat berdampak positif bagi pariwisata NTB, khususnya Pulau Lombok.

Pemberian nominasi apapun namanya terhadap Lombok itu menjadi promosi gratis. Hal ini sangat positif di saat daerah lain sedang bermasalah dari sisi promosi.

Dampaknya sudah mulai dirasakan, terbukti dengan pemberianA� penghargaan wisata halal sebelumnya, tingkat kunjungan wisatawan meningkat, memenuhi target RPJMD.

Dalam Top 10 Traveller’s Choice Destinations in Asia versi TripAdvisor, Lombok menempati urutan ke sembilan mengalahkan Tokyo, Jepang.

Sementara diurutan pertama adalah Bali, kemudian Siem Reap Kamboja, Phuket Thailand, Hoi An Vietnam, Kathmandu Nepal, Hanoi Vietnam,A� Ko Samui Vietnam, Bangkok Thailand, dan Tokyo Jepang.

Hanya saja, Agil memberikan catatan, promosi yang gratis itu harus diimbangi dengan penataan destinasi pariwista yang lebih baik.

Dalam hal ini, fasilitas publik yang ada di objek wisata harus dijamin baik dan berstandar internasional, mulai dari kebersihan, keamanan, kenyamanan, bahkan toilet dan sebagainya wajib diperhatikan.

a�?Tentu juga dalam hal ini rasa nyaman harus ditumbuhkan,a�? kata politisi PKS ini.

Untuk mencapai wisata yang aman dan nyaman, caranya adalah dengan melibatkan masyarakat di sekitar lokasi wisata. Mereka diberikan peran dengan pembinaan dan bimbingan sehingga ketika banyak orang luar berkunjung, warga lokal bisa menikmati.

Bila tidak hal ini akan menjadi masalah. a�?Sehingga dalam pengembangan pariwisata ini jangan sampai kita mengabaikan, bagaimana dampak yang positif pariwisata bagi masyarakat kita,a�? katanya.

Selain itu, karena anggaran pengembangan pariwisata terbatas, maka pemerintah harus memiliki prioritas dan proyek percontohan.

Mana yang prioritas harus difokuskan baru ke tempat yang lain. a�?Setelah selesai baru kita kerjakan yang lain,a�? sarannya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka