Ketik disini

Praya

Kades Kritisi Pembangunan Jalan Kabupaten

Bagikan

PRAYAA�– Sejumlah aparatur pemerintah desa di Lombok Tengah (Loteng), mulai menyoroti pembangunan infrastruktur jalan kabupaten, tahun ini. Pembangunan jalan tanpa saluran drainase dianggap akan membuat jalan cepat rusak.

a�?Tolong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperhatikan hal ini,a�? kata Kepala Desa (Kades) Teratak Batukliang Utara (BKU) Muhammad Ipka, kemarin (22/3).

Salah satu contoh, kata Ipka akses jalan Pancor Dau-Teratak. Sudah beberapa kali, akses jalan kabupaten tersebut diperbaiki, dengan cara tambal sulam. Puncaknya, dilakukan pembangunan baru. Namun, belum beberapa tahun sudah rusak. Itu terjadi, karena air hujan menggenangi jalan, tidak tersalurkan ke saluran drainase.

Kondisi itu, lanjut Ipka diperparah lagi, karena kuantitas kendaraan, tidak sebanding dengan kualitas jalan. Apalagi, yang melintas setiap harinya, truk-truk pengangkut pasir dan alat berat.

a�?Kalau seandainya itu masuk jalan desa, maka kami siap membantu menganggarkan,a�? ujarnya.

Senada dikatakan kades Tanak Beak Maknun. Ia meminta, agar jumlah kendaraan alat berat maupun truk-truk pengangkut pasir harus menyesuaikan dengan kekuatan infrastruktur jalan yang ada, tidak boleh dipaksakan.

Menanggapi hal itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Loteng Suwardi memastikan akan menindaklanjuti, saran dan pendapat pemerintah desa dan masyarakat. a�?Memang kerusakan infrastruktur jalan kita ini, rata-rata karena faktor air hujan. Insya Allah, akan kita sikapi dengan drainase,a�? kata Suwardi.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka