Ketik disini

Pendidikan

KEMENAG PASTIKAN TIDAK LULUS

Bagikan

MATARAM – Tes calon kepada madrasah (cakep) lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB diduga ada permainan. Isunya, salah seorang nama kepala madrasah yang tidak direkomendasikan Kemenag kabupaten/kota diloloskan panitia seleksi cakep.

a�?Ini sudah diluruskan. Dan kami yakin calon yang tak direkomendasikan ini tidak akan lulus karena tidak memenuhi syarat,a�? tegas Kabid Mapenda Kemenag NTB H Jalallussayuti beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, tes cakep ini sudah memiliki kuota masing-masing. Untuk kepala madrasah kuotanya 20 orang, sedangkan calon pengawas kuotanya 40 orang. Waktu itu kata dia, terjadi kekurangan calon kepala sekolah. Kuota 20 tes cakep diisi 19 orang. Sehingga mau tidak harus dilengkapi menjadi 20 orang oleh panitia seleksi.

Meski demikian, nama calon kepala madrasah yang satu ini tidak akan lolos atau mendapat sertifikat. Karena tidak memenuhi kriteria.

a�?Tes cakep ini harus ada rekomendasi dari Kemenag kabupaten/kota,a�? imbuhnya.

Ia menjelaskan, nama calon yang tidak direkomendasi kabuapten/kota ini hanya sebagai pelengkap saja. Mengisi kekurangan kuota. Namun yang jelas calon ini tidak akan lulus.

Tes calon kepala sekolah ini berdasarkan Pereturan Menteri Agama (PMA) nomor 29 tahun 2014 tentang prosedur calon pengangkatan kepala madrasah. Calon kepala madrasah tsudah diseleksi kabupaten/kota. Kedua sudah mengikuti diklat golongan 3 C keatas di Denpasar danA� 4 A ketas di Jakarta. Sementara kriterianya, guru sudah mengajar delapan tahun, minimal sudah golongan 3C, dan lulus sertifikasi, serta mendapat rekomendasi Kemenag kabupaten/kota.

a�?Calon pengawas atau pun kepala madrasah harus ada rekomendasi Kemenag Kabupaten/kota,a�? kata Jalal.

Untuk tes calon kepala madrasah dan pengawas ini akan dilakukan seleksi akademik, kompetensi dasar, wawancara dan pembuatan prortofolio. Calon kepala madrasah dan pengawas A�yang ikut tes tidak serta merta akan lulus semua. Namun bisa saja mereka tidak lulus dan tidak mendapat sertifikat.

a�?Nama calon yang tidak direkomendasikan Kemenag kabupaten/kota pasti tidak akan lulus,a�? tegasnya. (jay)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka