Ketik disini

Tanjung

Truk Semen Nyaris Nyemplung ke Jurang

Bagikan

TANJUNGA�– Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalan Pusuk Pass, tepatnya di tikungan Gunung Malang, kemarin (22/3). Kali ini truk pengangkut semen menabrak bangunan yang biasa dijadikan pengendara jalan sebagai rest area. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan ini.

Pantauan koran ini di lokasi kejadian, truk dengan nomor polisi DR 8070 AB ini mengalami ringsek di bagian depan. Roda truk bagian kiri bahkan sudah masuk karena as roda bengkok akibat benturan yang sangat keras.

Sementara itu, satu bangunan semi permanen yang biasa digunakan pengguna jalan untuk beristirahat juga hancur, termasuk satu berugak yang ada di bagian bawah. Beruntung truk tidak terjun ke jurang karena tertahan dua bangunan tadi.

Kapolsek Pemenang Iptu Hilmi M Prayugo yang ditemui di lokasi kejadian bersama Kasatlantas Polres Lombok Utara Iptu Agus Pujianto menjelaskan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu truk yang datang dari arah Mataram tersebut diduga remnya blong. Saat kejadian ada beberapa pengendara motor yang sedang beristirahan di lokasi, namun berhasil menghindar saat truk menabrak. a�?Dari keterangan saksi, sebelum menabrak sopir truk sempat membuka pintu di bagian pengemudi dan meminta orang-orang yang ada di jalur truk untuk minggir,a�? ujar Hilmi.

Kemudian truk yang remnya blong tersebut terus melaju dan menabrak satu unit motor dengan Nopol DR 5216 HN yang diparkir dan dua bangunan. Sopir yang diketahui bernama Adi, 30 tahun asal Mataram mengalami luka ringan dan segera dibawa ke Puskesmas Pemenang untuk mendapat perawatan. a�?Selain sopir ada tiga orang yang luka ringan. Mereka ini sedang duduk-duduk di bangunan yang ada di lokasi kejadian. Semuanya luka ringan dan sudah mendapat perawatan,a�? jelasnya.

Kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut bukan pertama kali terjadi. Tahun lalu, satu truk juga jatuh ke jurang di lokasi yang sama diduga karena rem tidak berfungsi alias blong. Kondisi jalan yang menurun dan panjang memang rawan kecelakaan khususnya bagi kendaraan-kendaraan besar yang membawa muatan banyak. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka