Ketik disini

Headline Sportivo

Vamos Gagal Balas Dendam

Bagikan

MATARAMA�– Misi balas dendam yang diusung Vamos FC tidak sesuai harapan. Pada pekan keempat lanjutan Profesional Futsal League (PFL) 2017, anak asuh Hicham Ben Hammou hanya bermain imbang kontra Kancil BBK Manokwari di Sport Hall GOR 17 Desember Mataram, kemarin (26/3).

Vamos ingin membalas kekalahan dari anak asuh Naim Hamid di laga pembuka PFL 2017 di Unesa Surabaya beberapa waktu lalu. Saat itu, Vamos kalah dengan skor telak 5-2.

Bermain dihadapan para Semeton (Saudara) Vamos, Ilham Ramadhyan Putra CS menekan sejak awal laga. Kiper Kancil Bima Febrian ketar-ketir menahan gempuran anak Vamos.

Pada menit ke-10, Bima memungut bola dari gawangnya. Gol itu berkat sepakan keras pemain Vamos FC Andri Yana. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Gol itu disambut para pendukung tuan rumah. Sport Hall pun bergemuruh.

Unggul satu gol, Vamos bernafsu menyerang. Mereka memasukan tukang gedor asal Belanda Nico Fernando.

Permainan Vamis makin berkembang. Mereka yang menerapkan permainan long ball mampu menambah skor. Syahdansyah Lubis mencetk gol pada menit ke-14 sekaligus menutup babak pertama.

Pada babak kedua, Vamos tidak mengendorkan serangan. Sembilan menit babak kedua berjalan, salah satu pemain Kancil BBK hands Ball di kotak terlarang.

Vamos diberikan hadiah penalti oleh wasit Novriandry. Andri Yana yang menjadi eksekutor mampu memperdaya Bima. Skor 3-0.

Tertinggal tiga gol, anak-anak Kancil BBK tak tinggal diam. Mereka terus mencari gol dengan mempressure para pemain Vamos. Hasilnya, Kancil BBK memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 via sepakan Dias Riansyah pada menit ke-34.

Permainan pressure yang diusung Dias CS membuat pertahanan Vamos kendor. Satu menit berselang, R Hasriaynoor Hanafi mampu memperkcil kedudukan menjadi 3-2.

Unggul satu gol, Vamos berusaha mencari gol tambahan. Tapi belum menuai hasil.

Pada laga itu, Nico Fernando sempat memancing keributan dengan salah satu pemain Kancil Teuku Riki Ramadhan.

Tak hanya itu, kiper utamanya M Nazil harus di tandu keluar karena cedera dan digantikan Gora W D.

Sejak keributan itu, konsentrasi Vamos terganggu dan Kancil BBK menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat Syahril Rianto menit ke-36. Gol itu membuat misi balas dendam Vamos sirna.

Pelatih Vamos Mataram Hicham Ben Hammou mengatakan, permainan yang ditunjukkan anak asuhnya sudah bagus. Hanya saja, pada akhir laga mereka kehilangan fokus. a�?Itu yang akan kita perbaiki,a�? ujarnya.

Pelatih asal negeri kincir angin itu juga mengatakan, pressure yang ditunjukkan musuh sangat bagus. a�?Ini menjadi pengalaman berharga,a�? bebernya.

Pelatih Kancil BBK Naim Hamid mengatakan, usaha anak patut diapresiasi. Mereka sudah berjuang hingga babak akhir. Meski sempat tertinggal tiga gol namun mereka mampu membalas. a�?Itu perjuangan yang berat. Terlebih lagi memiliki pemain bagus. Tapi, anak-anak mampu membuktikannya dengan kekompakan mereka,a�? kata Naim.

Dia tidak menyangka jika anak-anak bermain konsisten setiap pertandingannya. Padahal, target mereka hanya bertahan di PFL 2017. a��a��Tapi, kami sekarang menjadi tim yang diperhitungkan masuk empat besar,a�? bebernya.

Kedepan masih ada laga yang lebih berat lagi. Dia mengganggap setiap pertandingan sebagai final. a��a��Cara seperti itu bisa membangkitkan semangat anak-anak,a�? ujarnya. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka