Ketik disini

Headline Sumbawa

CTKW Sumbawa Diamankan di BIL

Bagikan

SUMBAWA- Niat Tika Ernawati, warga Dusun Pamunga, Desa Usar, Kecamatan Plampang untuk bekerja di Singapura harus batal.A� Calon Tenaga Kerja Wanita (CTKW) ini diamankan oleh petugas KP3 Bandara International Lombok (BIL), Senin (27/3) sekitar pukul 14.30 Wita.A� Perempuan 25 tahun tersebut tidak bisa menunjukkan dokumen keberangkatannya.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa Abubakar yang didampingi Kasi Penempatan Tenaga Kerja Ida Farida memaparkan, sebelumnya Tika berangkat dari Sumbawa. Saat tiba di BIL, Tika langsung menuju pintu masuk keberangkatan. Ketika ditanya petugas kepolisian, Tika gelagapan sehingga menimbulkan kecurigaan. Setelah diinterogasi, Tika mengakui hendak berangkat menjadi TKW ke Singapura. Namun saat ditanya dokumen keberangkatan, Tika tidak bisa menunjukkannya.

Selanjutnya Tika digiring ke petugas KP3 untuk dimintai keterangannya. Tika mengaku akan diberangkatkan ke Singapura melalui sponsor bernama Eros. Tika akan diberangkatkan oleh PT BGS. Untuk paspor Tika, sementara masih di tangan Eros yang kebetulan berada di Sumbawa.

Setelah menjalani pemeriksaan, Kepala KP3 LIA menyerahkan Tika ke BP3TKI dan diterima petugas setempat. Pihak KP3 kemudian menghubungi Eros. Eros tidak mampu menunjukkan dokumen keberangkatan Tika. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB, Tika tidak layak diberangkatkan.

Untuk diketahui, Tika berencana terbang ke Surabaya menggunakan pesawat Lion Air JT694 pukul 15.30 Wita. Setibanya di Surabaya, Tika dijemput pihak PT BGS. Karena diamankan petugas KP3 LIA, keberangkatan Tika akhirnya batal.

A�Awalnya Tika pernah diproses oleh PT BGS, Desember 2016 lalu. Namun dia diberangkatkan oleh Eros yang notabene adalah kepala cabag perusahaan lain.

A�a�?a��Dia terdata dan diproses oleh PT BGS dengan tujuan keberangkatan Hong Kong. Saya tidak tahu kendalanya selama sekian bulan tidak diberangkatkan,a�? kata Abubakar kepada wartawan, kemarin.

Diduga kuat, keberangkatan Tika ini dimanfaatkan. Kemungkinan juga Tika ini gagal diberangkatkan oleh perusahaan. Sebab, biasanya TKW diberangkatkan secara rombongan oleh perusahaan, bukan perorangan. Karena itu, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap oknum sponsor tersebut dan pihak PT BGS. Hal ini dilakukan guna proses klarifikasi.

Diungkapkan, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak PT BGS. Menurut pengakuan lisan pihak perusahaan itu, mereka tidak pernah memberangkatkan TKW perorangan. Pemberangkatan selalu dilakukan dengan sistem rombongan.

Apabila hasil klarifikasi nanti ditemukan adanya penyimpangan, maka yang bersangkutan akan diberikan sanksi. a�?a��Untuk Tika sendiri sedang diurus kepulangannya di Mataram,a�? pungkasnya. (run/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka