Ketik disini

Kriminal

Imigrasi Mataram Tahan Bule Prancis

Bagikan

MATARAM – Tim pengawasan orang asing (Pora) dari Kantor Imigrasi Mataram menahan seorang warga negara Prancis bernama Jean FY Malrieu. Pria 54 tahun ini diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal selama berada di Lombok.

Kasi Statuskim Kantor Imigrasi Mataram Rahmat Gunawan mengatakan, visa yang dikantongi Jean tidak sesuai ketentuan. Pria  ini hanya mengantongi visa wisata selama berada di Lombok.

”Cuma ada visa wisata saja,” kata Rahmat, kemarin (29/3).

Jean, kata Rahmat, telah berada di Lombok sekitar satu tahun belakangan. Selama itu, dia rupanya tengah membangun usaha berupa villa, di wilayah Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar).

Aktivitas yang dilakukan Jean rupanya terpantau Tim Pora. Dia akhirnya diamankan di lokasi proyek villanya, sekitar pukul 16.00 Wita, Senin (27/3).

Menindaklanjuti penangkapan itu, Kantor Imigrasi Mataram menyita paspor milik Jean. Dia juga ditempatkan di ruang sel Imigrasi hingga rampungnya proses penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukannya.

”Paspornya sementara kami sita,” ujarnya.

Sementara itu, Jean yang ditemui di dalam sel mengakui jika visa yang ia kantongi selama ini adalah visa wisata. Dia juga sadar betul bahwa hal tersebut menyalahi aturan. ”Saya tahu ini salah” ujarnya dalam bahasa Inggris.

Hanya saja, dia mempunyai alasan atas kesalahannya itu. Selama satu tahun belakangan ini, dia tengah membangun bungalow. Masalah perizinan untuk pembangunannya pun telah ia kantongi dari pemerintah setempat.

Dalam prosesnya, pembangunan itu molor. Pekerja yang membantunya rupanya akan bekerja, jika diawasi langsung. Sementara jika Jean berada diluar negeri, tidak ada pekerja yang bekerja.

”Ada tujuh bungalow (yang dibangun),” sambungnya.

Jean mengaku, bungalow itu ia targetkan akan dibuka tepat pada akhir tahun ini. Hanya saja, dengan tertangkapnya ia, rencana tersebut diperkirakan akan molor.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka