Ketik disini

Tanjung

Ada Warga Telantar di Pusat Kota

Bagikan

TANJUNGA�– Dekat dengan pusat kota bukan berarti semua warganya beruntung. Ada warga telantar yang tinggal di rumah tidak layak huni. Laporan itu sampai ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTB. a�?Keluarga ini tinggal di rumah petak yang sangat memprihatinkan,a�? kata Kepala Dinsos Provinsi NTB H Ahsanul Khalik yang datang ke lokasi, kemarin (30/3).

Dijelaskan, keluarga bernama Muliati itu seorang janda tiga anak. Rumahnya berukuran 2×2 meter. Mereka tidur hanya beralaskan kain. a�?Tidak ada dipan atau kasur. Benar-benar tidak layak,a�? sambungnya.

Kondisi lapangan dengan laporan, kata Khalik, tidak berbeda jauh. Selain memberi bantuan uang, sarung, dan alas tidur dinas akan segera membantu pembangunan tempat tinggal layak. a�?Saya minta Tagana turun dalam beberapa hari ini, supaya segera dibangunkan rumah yang layak,a�? imbuhnya.

Rombongan Dinsos NTB yang terdiri dari Sekretaris Hj Hermin, Kabid Kemiskinan H Subhan Hasan, dan perwakilan Tagana Amrin berkeliling ke seluruh sudut rumah Muliati. Mereka geleng-geleng kepala melihat kondisi yang memprihatinkan.

Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Lombok Utara Faturrahman mengatakan, Muliati memiliki tiga anak, paling besar usia delap tahun. Menyusul lima tahun dan 1,5 tahun. Mereka ini memang termasuk keluarga rawan sosial. a�?Kami dari Lombok Utara terus menyisir kemudian memberikan bantuan, sebelumnya sudah memberi sembako,a�? katanya.

Disebutkan, terkait rumah yang tidak layak huni tersebut, memang secara kondisi tidak memenuhi syarat. Selain tanpa ventilasi yang bagus, rumahnya tidak sehat. a�?Sebelumnya sudah pernah kita rehab rumah, tapi itu milik orang tuanya,a�? sambungnya.

Lebih lanjut, Muliati tidak memiliki penghasilan. Setelah ditinggal meninggal oleh suami, untuk hidup mengandalkan belas kasihan orang. a�?Saya berharap koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi ini bisa terus berlanjut. Supaya masalah Muliati bisa tuntas,a�? tukasnya. (febri/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka