Ketik disini

Kriminal

Hilang di Islamic Center, Motor Digadai di Narmada

Bagikan

MATARAM – Terduga jaringan penadah motor curian dibekuk tim jatanras Polda NTB. Empat terduga pelaku berikut dua motor diduga motor hasil curian, diamankan polisi. Dua motor tersebut digadai dengan kisaran harga Rp 3 juta.

Empat orang terduga pelaku tersebut dengan inisial MF, MU, HS, dan JW. Nama terakhir merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lombok Barat, sedangkan tiga lainnya sempat bekerja di salah satu perusahaan pembiayaan kredit motor.

Pejabat sementara Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Herman Suryono mengatakan, keempat pelaku diringkus jajarannya awal pekan ini. ”Ditangkap Senin (27/3),” kata Herman, kemarin (30/3).

Modus operandi yang digunakan pelaku, kata Herman, dengan menerima penawaran dari pelaku pencurian kendaraan bermotor. Dalam rangkaian kejahatan penadahan ini, keempatnya memiliki peran yang berbeda-beda.

Pelaku dengan inisial MF misalnya, disebut sebagai pihak pertama yang menerima tawaran gadai motor. Dia ditawari oleh pelaku curanmor, dengan inisial AG. Selain AG, ada dua orang lainnya yang kemudian membawa motor kepada MF untuk digadaikan.

”Ada tiga orang yang kini menjadi buronan, yakni AG, DE, dan IR, mereka diduga sebagai pelaku pencurian,” katanya.

Selanjutnya MF menghubungi HS. Nama terakhir akhirnya membayar dua motor yang ditawarkan MF, yakni motor Honda Beat dan Yamaha Jupiter MX.

Transaksi tersebut dilakukan di sekitar Pasar Narmada, Lobar. Dimana saat itu HS membayar Rp 2,4 juta kepada IR dan DE atas motor Honda Beat yang digadai.

”Ada dua motor yang kita dapatkan, selain Beat, ada juga Jupiter MX. Motor itu ternyata hasil gadai tindak pencurian di parkiran Islamic Center, awal Februari,” tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka