Ketik disini

Metropolis

Jangan Dicuekin Dong!

Bagikan

MATARAM – Ketegasan Pemkot Mataram terhadap baliho-baliho liar para calon kepala daerah yang sudah marak di Mataram patut dipertanyakan. Hingga kini tak ada tanda-tanda akan dilakukan penindakan terhadap baliho tersebut kendati sudah jelas-jelas melanggar.

“Kecuali jelas-jelas dipasang di tempat terlarang, misalnya di pohon pelindung, ya jelas itu salah,” ujar Kadis Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Mataram H Kemal Islam.

Nyatanya kini tak sedikit pohon pelindung yang sudah menjadi tempat ”nangkring” para calon tersebut.

Lombok Post yang coba berkeliling ke beberapa sudut Mataram mendapati sejumlah pohon pelindung jelas-jelas dipaku dan dibiarkan begitu saja oleh Dinas PKP Mataram.

Tengok saja di Jalan Guru Bangkol Mataram atau Jalan Panji Tilar Negara Sekarbela. Dua lokasi itu pohon pelindungnya tak sepenuhnya steril seperti yang dijanjikan Kemal.

Itu belum termasuk fasilitas umum lain semisal tiang-tiang listrik dan tiang telekomunikasi yang juga mulai dipasangi stiker para calon. Jika terus dibiarkan, tentu makin-hari baliho itu akan makin banyak. Jelas implikasinya mengotori wajah Kota Mataram.

Bahkan baliho besar yang dipasang menggunakan penyangga seadanya dari bambu dan kayu sebenarnya sangat pantas dikategorikan menyalahi aturan.

Mengganggu estetika wajah Mataram, nyatanya Satpol PP Kota Mataram sebagai pasukan penegak aturan juga masih diam hingga kini.Tak ada jawaban dari ponsel sang kasat, Chaerul Anwar saat coba dihubungi.

Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP Mataram Bayu Pancapati hanya bisa berkata baru dapat bertindak setelah ada perintah langsung yang belum diterima hingga kini. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka