Ketik disini

Metropolis

Putra Pak Ahyar Alami Gizi Buruk

Bagikan

MATARAMA�– Satu lagi, warga Kota Mataram mengalami gizi buruk. Ibnu Hiban, anak usia 15 tahun asal Lingkungan Pande Besi, Sekarbela, Mataram. Tubuh bocah ini, memprihatinkan dengan kulit nyaris membungkus tulang saja.

Saat dikunjungi Hiban terlihat ketakutan.Dari penuturan ibunya, Ebah, Hiban sudah lumpuh sejak lahir. A�a�?Katanya ada masalah dengan gizi,a�? kata Ebah.

Sejak sakit, pertumbuhan fisik Hiban sangat lambat. Bahkan hingga usianya 15 tahun, ia terlihat seperti bayi. Sementara itu, ayah Hiban yakni Ahyar bekerja sebagai buruh instalasi listrik. Dari pendapatan itu, sampai saat ini belum mampu beli kursi roda.

a�?Belum bisa beli kursi roda,a�? sambungnya sedih.

Kondisi Hiban sampai saat ini serupa bayi. Padahal, kalau dari umur, harusnya sudah mengenyam bangku pendikan, paling tidak kelas dua SMP. Tetapi bocah malang itu, justru selama bertahun-tahun harus berkutat dengan makanan bayi yang lunak dan pampers.

a�?Kami berharap anak kami bisa seperti anak-anak yang lain, tumbuh sehat dan bisa bermain,a�? harapnya.

Sementara itu, acungan jempol pantas diberikan pada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram. Lembaga yang sangat fokus membantu penuntasan persoalan anak ini, kemarin menjadi yang terdepan dalam penanganan Hiban.

Kehadiran tim ini, membuat orang tua Hiban, tidak henti-hentinya bersyukur. a�?Terima kasih,a�? ujarnya.

Pembina LPA Kota Mataram Nyayu Ernawati mengungkapkan rencana bersurat pada Dinas Sosial Kota Mataram, agar Hiban bisa dibantu dibelikan kursi roda. a�?Ini lagi saya siapkan suratnya,a�? kata Erna.

Ia juga sudah bergerak cepat, menghubungi sejumlah ahli gizi. Tujuannya membantu pemenuhan kebutuhan asupan gizi bagi Hiban. Harapannya jika kondisi gizi bocah malang ini membaik, maka Hiban bisa menjalani proses pengobatan lanjutan.

a�?Sudah saya hubungi dokter Lina Nurbaiti yang tugas di Unram, beliau berbaik hati bantu adik kita,a�? ujarnya.

Dari informasi awal yang ia terima, Nyayu membenarkan ada kemungkinan kelainan genetika yang dialami Hiban. Jika dipadukan dengan keterangan ibunya, Hiban diduga membawa penyakit bawaan.

a�?Kata ibunya tadi sarafnya terganggu, itu yang membuat dia lumpuh dan berpengaruh pada penyerapan gizinya,a�? jawab ia.

Saat ini, lanjut Nyayu, Hiban sangat membutuhkan uluran tanggan dari para dermawan. Membantu proses penyembuhan agar ia bisa normal, seperti kebanyakan anak seusianya.

a�?Dia lahir prematur, kita butuh bantuan banyak pihak menolong adik kita ini,a�? harapnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka