Ketik disini

Tanjung

Gunakan Modem, Untung Lancar

Bagikan

GIRI MENANG – Memasuki hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kemarin (4/4). Pelaksanaan UNBK di sejumlah SMK di Lobar secara umum berjalan lancar.

Kendati ada beberapa persamalah teknis terjadi, namun akhirnya dapat teratasi. Salah satunya di SMKN 1 Sekotong. Karena keterbatasan jaringan internet, pihak sekolah terpaksa menggunkan modem sebagai alternatif. Pasalnya lokasi sekolah belum terjangkau oleh jaringan internet.

“Jaringan belum ada sama sekali, modem itu sudah kita pakai,a�? terang Kepala SMKN 1 Sekotong L Muhtar, kemarin (4/4).

Jaringan internet dari modem tersebut digunakan sampai pelaksanaan UNBK berakhir. Sekolah mengaku tak punya biaya untuk memasang jaringan internet.

“Pasang jaringan internet biasa biayanya dua kali lipat, ini dari dana BOS juga,a�? katanya.

Karena UNBK harus dilaksanakan setiap sekolah, pihak sekolah pun harus ngutang tujuh unit komputer. Digunakan sebagai tambahan menutupi kekurangan jumlah komputer yang ada. Hal tersebut dilakukan pihak sekolah agar bisa menggelar UNBK tahun ini.

Tak hanya itu, akibat keterbatasan sarana penunjang, pelaksanaan UNBK dibagi menjadi dua sesi. Secara bergantian, siswa menggunakan komputer untuk UNBK.

“Meski begutu, saya jamin soalnya tidak bocor. Soalnya juga berbeda masing-masing siswa,a�? tandasnya.

Salah seorang siswa SMKN 1 Sekotong Ibrahim Imron, mengaku tidak mengalami kesulitan dalam pelaksanaan UNBK. Dia hanya mengeluhkan soal ujian yang dianggap terlalu sulit. “Soalnya terlalu sulit,a�? katanya singkat. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka