Ketik disini

Metropolis

Bangun Sinergi dengan BKOW NTB

Bagikan

MATARAMA�– Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram dan GOW Lombok Barat mendapat sosialisasi deteksi dini kanker payudara dan sosialisasi parenting keluarga, kemarin.

Bekerja sama dengan BKOW NTB, kegiatan diharapkan dapat memberi dampak langsung di tengah masyarakat.

“Kita terus berkonsolidasi untuk masyarakat,a�? kata Ketua GOW Kota Mataram Kinastri Mohan Roliskana.

Dia juga mengajak peserta yang terdiri dari pengurus dan perwakilan organisasi wanita untuk terus belajar.

Kegiatan tersebut menurutnya bisa menjadi ladang mencari ilmu yang sangat bermanfaat. a�?Setelah belajar, sebarkan kepada masyarakat,a�? pesannya.

Ketua BKOW NTB Hj Syamsiah Amin mengatakan, keberhasilan pemerintah tidak lepas dari dukungan organisasi-organisasi wanita. Karena itu pihaknya merasa perlu menggelar kegiatan khusus bagi seluruh GOW Kota Kabupaten/Kota di NTB.

Menurut Syamsiah pihaknya sangat prihatin dengan masih ditemukannya rasa takut dan malu di tengah masyarakat terhadap penyakit kanker payudara.

“Padahal kalau mau memeriksakan sejak awal tentu dapat terdeksi lebih dini dan dapat ditangani medis dengan maksimal,a�? ujarnya.

Dia mengatakan melalui sosiliasi ini perempuan diharap dapat mengenali gejala awal dari penyakit tersebut serta cara pencegahannya.

Pihaknya meminta kepada peserta dari GOW Kota Mataram dan GOW Kabupaten Lombok Barat untuk mencatat, meresapi serta menularkan pengetahuan yang diperoleh melalui Sosialisasi ini kepada masyarakat.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua orang narasumber keduanya merupakan Kepala Bidang di BKOW NTB DR Hj Warni Juwita dan Dra Hj Dewiyani Supardan. Materi yang disampaikan mengupas tentang parenting dalam keluarga.

Salah satu penegasannya mengatakan bahwa mendidik anak mengikuti kebutuhan manusia sepanjang zamannya.

Pengasuhan anak yang tepat hendaknya memperhatikan beberapa aspek antara lain mengenali potensi anak, kapan memulai masa pengasuhan termasuk pilar pengasuhan.

Strategi pola asuh yang positif memperhatikan pola asuh dengan konsep keseimbangan, strategi kasih sayang dan membangun strategi pikiran positif.

Semua peserta diingatkan dapat membentuk watak anak dengan konsisten dengan melakukan pembiasaan perilaku berbasis kehidupan dalam keluarga dan lingkungan sekolah.

Terhadap deteksi dini kanker payudara, Hj Dewi Suparda meminta peserta untukA� rutin melakukan Sadari, yakni periksa payudara sendiri dilakukan setiap bulan, setahun sekali diperiksa medis, juga bagi yang sudah menunjukkan gelaja bisa ke medis, mamografi dan sebagainya. (yuk/r5/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka