Ketik disini

Metropolis

Berkeliaran, Tujuh ODGJ Diamankan

Bagikan

MATARAMA�– Para penderita gangguan jiwa yang berkeliaran di jalan diamankan tim Dinas Sosial Provinsi NTB. Dalam operasi pengamanan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berlangsung hari Senin dan Selasa (4/4) itu, petugas mengangkut tujuh orang gangguan jiwa yang berada di jalan Kota Mataram dan Lombok Barat.

Pada hari Senin, tim dari Balai Sosial Bina Laras Mutmainnah Selebung mengangkut tiga orang ODGJ di depan Bank Bukopin dan Pasar Cakranegara. Sementara satu orang perempuan di Pasar Kru, Lombok Barat.

Sementara pada hari Selasa, tim kembali turun dan mengamankan empat orang ODGJ di kawasan Jurang Sate, Kota Mataram. Mereka yang ditangkap dalam kondisi memprihatinkan, berpenampilan dekil dan tidak terurus. Mereka kemudian diangkut petugas ke Balai Sosial Selebung di Lombok Tengah.

A� a�?ODGJ yang berkeliaran diamankan untuk dirawat oleh pemerintah provinsi NTB,a�? kata Kepala Dians Sosial NTB H Ahsanul Khalik pada Lombok Post, Selasa (4/4).

Ia menjelaskan, para ODGJ tersebut akan ditampung di balai sosial untuk selanjutnya akan dilakukan asessment. Bagi yang memenuhi syarat akan mengikuti proses pelayanan dan rehab selama dua tahun.

Sedangkan bagi yang lanjut usia akan dipulangkan ke lingkungan keluarga, atau dimasukkan ke BSTW setelah dirawat dan dinyatakan sembuh oleh dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Pemprov NTB.

a�?Gubernur meminta agar mereka ditangani dengan baik, berkelanjutan dan mengutamakan pendekatan yang memuliakan,a�? kata Khalik.

Operasi serupa akan terus dilakukan beberapa hari ke depan. Meski tim baru mengamankan tujuh orang, tapi Khalik memperkirakan masih banyak ODGJ yang berkeliaran di jalan tanpa mendapat perawatan yang manusiawi.

Dengan ditangani balai sosial, maka orang dengan gangguan jiwa tersebut akan ditangani lebih baik. a�?Mereka juga warga negara yang perlu diperhatikan hak-haknya,a�? kata mantan pejabat Kota Mataram ini.

Saat ini, Dinas Sosial NTB sudah membentuk tim yang khusus merazia penderita ODGJ atau gangguan psikotik yang berkeliaran di jalan, pasar dan tempat umum lainnya.

Hal ini sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah NTB, Pergub Nomor 50 tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Dinas Provinsi NTB, dan arahan Gubernur NTB. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka