Ketik disini

Metropolis

Dikepung Iklan Rokok, Mataram Sulit Jadi Kota Layak Anak

Bagikan

MATARAMA�– Keinginan Kota Mataram mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) A�akan sulit terwujud jika iklan rokok masih bergentayangan di daerah ini.

Apalagi, Pemkot Mataram terlihat tak punya nyali untuk melakukan penertiban. Bahkan, belakangan beberapa SKPD terkait terkesan saling lempar tanggung jawab.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa, mengatakan jika upaya pembatasan konten iklan ada di Badan Keuangan Daerah (BKD). a�?Selanjutnya di (Dinas) Pendapatan,a�? kata Cokorda.

Beberapa waktu lalu, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mataram H Kemal Islam.

Membersihkan kota dari iklan rokok ilegal yang banyak terpasang di warung, lapak PKL, dan pinggir-pinggir jalan. “Kita sepakat untuk batasi yang ilegal itu,a�? terangnya.

Ia mengaku sudah berusaha mengimbau para pemilik advertising menyeleksi para penyewa. Selanjutnya membatasi peyewa dari pemilik iklan rokok.

Namun bagi para pemilik advertising yang sudah menuntaskan perizinan, maka menurutnya yang lebih tepat membatasinya adalah BKD.

“Setiap tiga bulan ada evaluasi, nah di sana perizinan bisa mengingatkan para pemilik iklan mengubah konten iklan rokok yang lebih ramah pada anak,a�? terangnya.

Para pemilik usaha rokok, masih punya tanggung jawab pajak melalui BKD, sehingga memungkinkan untuk diingatkan agar lebih mengedepankan iklan yang berisi tulisan.

Bukan pada gambar-gambar yang mengancam generasi emas di Kota Mataram. “Ini juga dalam rangka mewujudkan itu (KLA),a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags: