Ketik disini

Sportivo

Tiga Gol dalam Delapan Menit

Bagikan

BARCELONA – Performa apik dengan rentetan hasil positif terus diperlihatkan Barcelona. Pada lanjutan Divisi Primera menghadapi salah satu tim kuat, Sevilla, Barcelona tak mengalami kesulitan dan menang besar 3-0, Kamis (6/4) dini hari.

Hasil ini membuat mereka terus menyaingi Real Madrid di puncak klasemen. Mengumpulkan 69 poin, Barcelona terus memepet El Real yang menang melawan Leganes.

Sejak awal, Barcelona benar-benar mendominasi. Sevilla bermain di bawah form dan formasi 5-4-1 mereka berjalan sangat buruk.

Benar saja, hanya dalam waktu delapan menit, Barcelona bisa mencetak tiga gol dan diawali lewat gol tendangan salto Luis Suarez pada menit ke-25.

Tiga menit kemudian, Suarez kembali berperan. Kali ini dia memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan sangat sempurna oleh Lionel Messi.

Pada menit ke-33, Messi membuat brace memanfaatkan blunder lawan dan membuat Barcelona di atas angin ketika laga baru berjalan setengah jam lebih.

Barcelona terus mendominasi, tapi Sevilla sangat fokus bertahan dan terlihat tak mau kebobolan lebih banyak lagi. Mereka sesekali melakukan serangan balik yang sayangnya tak efektif. Laga pun berakhir dengan skor 3-0 untuk Barcelona.

Pelatih Barcelona Luis Enrique menilai penampilan Barcelona di babak pertama seperti mimpi. a�?Permainan babak pertama kami seperti mimpi. Kami mampu menghasilkan kontrol yang mutlak dari mereka, bukan hanya dalam gol tapi berbicara mengenai peluang,a�? katanya.

Dia memuji anak asuhnya yang mengendalikan permainan. Para pemain Barcelona menguasai bola dengan cepat. Ketika kehilangan bola, anak asuhnya melakukan pressing yang luar biasa. a�?Itu salah satu yang terbaik bagi kami di musim ini, dengan mempertimbangkan lawan kami dan bagaimana cara kami bermain,a�? sambung dia.

a�?Setelah melihat kinerja tim kami punya alasan untuk optimis tapi ada garis tipis antara kemenangan dan kekalahan,a�? ungkapnya.

Di sisi lain, salah satu hal paling spesial di laga ini bukanlah dua gol Lionel Messi atau gol sepakan salto Luis Suarez, tapi caps ke-700 Andres Iniesta bersama tim.

Iniesta musim ini memang lebih sering dirotasi dan tak selalu dimainkan menjadi andalan. Tapi itu untuk memaksimalkan permainannya mengetahui Iniesta kini sudah 32 tahun.

“Semua orang menonjolkan itu. Tapi, bagi saya sangat indah melihat dia masih bisa bermain, pergerakannya, dan kemampuannya dalam membaca permainan lawan,” puji pelatih Luis Enrique setelah laga.

“Dia adalah artis sepak bola, seorang genius, dia mengubah olahraga yang keras menjadi sesuatu yang indah laiknya pelukis. Iniesta menjadi contoh penting untuk anak-anak di seluruh dunia. Dia tak pernah melakukan gestur atau sikap yang buruk. Saya tahu dia ingin bermain lebih sering lagi. Tapi, saya memastikan dia harus tahu bahwa perannya sangat penting ketika umur terus bertambah di tim ini,” pungkas dia. (rap/jpg/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka