Ketik disini

Headline Metropolis

Ada Keluarga Pejabat Main Proyek?

Bagikan

Program aspirasi dewan membetot banyak mata dan telinga. Tidak hanya Dewan, Kontraktor pun ikut meradang. Fakta baru kembali diungkap ke permukaan! Apa itu?

***

POLEMIK program aspirasi dewan senilai Rp 1,3 miliar masih bergulir panas. Tidak hanya mengungkap soal oknum anggota dewan mencari keuntungan melalui ini. Tetapi, malah memunculkan gelombang balik, tudingan sejumlah pejabat SKPD, ternyata berebut kue proyek.

Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonsia (Gapensi) Kota Mataram H Salman, mengungkap fakta ini. Ia secara terang-terangan menyatakan dukungan pada program aspirasi dewan yang selama ini digulirkan.

“Saya mendukung itu, karena saya tahu itu sesuai aturan,a�? tegas Salman.

Selama ini, ia melihat tidak ada persoalan berarti dengan adanya program aspirasi. Baik yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum atau dinas lainnya. Karena itu, saat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mataram H Kemal Islam menyebut salah satu yang membuat serapan anggaran melambat yakni adanya aspirasi dewan yang dititip di tempat itu, ia pastikan itu tidak benar.

“Kalau ada kepala dinas sebut dana aspirasi, berarti ia tidak paham,a�? sindirnya.

Tetapi, ia akui pembahasan tentang program aspirasi di media massa beberapa waktu terakhir telah menjadi bola panas. Lalu, membuat banyak pihak tersulut emosi.

Maka secara terang-terangan ia menyatakan ingin menyerang balik, bahwa isu program aspirasi hanya dilempar pihak tertentu. “Ada keinginan dari kepala dinas untuk bisa menentukan sendiri segala-galanya,a�? tukasnya.

Ia menginginkan kepala dinas yang mempersoalkan program aspirasi bisa jantan. Muncul ke permukaan atas informasi apapun yang telah ia sampaikan tentang program ini.

Sebab pada dasarnya, kata Salman, tudingan tidak akan pernah bermakna apapun, selama tidak memiliki bukti yang riil. “Saya katakan juga tidak ada pengusaha atau rekanan yang dibawa oleh DPRD!a�? tukasnya.

Ia menjamin, anggapan itu tidak benar. Sebab selama ia bergabung dalam Gapensi dan mendengar keluh kesah anggota, tidak ada satu pun yang mempersoalkan adanya keberpihakan dewan dengan memilih salah satu pelaksana.

“Tetapi kalau pengusaha melobi anggota dewan, lalu dewan mengeluarkan rekomendasi, itu memang ada,a�? ujarnya.

Namun ia tegaskan, jika sifatnya itu hanya rekomendasi. Tidak sampai mengintervensi keputusan dari Kepala SKPD teknis. Rekomendasi pun dituturkan Salman hanya berlandaskan rasa percaya. Demi mewujudkan pembangunan di Kota Mataram.

“Misalnya, ada anggaran Rp 100 juta, tetapi nilainya cuma cukup untuk pengerjaan jalan gang sepanjang 90 meter. Padahal panjang gang itu 100 meter, nah rekomendasi dewan berperan di sini,a�? tuturnya.

Rekomendasi itu diharapkan bisa mendorong kontribusi pelaksana. Tidak hanya mengorientasikan diri pada keuntungan semata. Tetapi, ada asas peran aktif bersama untuk membangun daerah.

“Maka, kontraktor yang direkomendasikan biasanya sukarela membantu, meringankan biaya agar nilainya bisa Rp 100 juta untuk 100 meter, apa rekomendasi seperti ini tidak memberi jalan keluar?a�? ujarnya.

Pelaksana pun diakuinya kerap mendatangi langsung para anggota dewan menanyakan tentang adanya program aspirasi. a�?Nah anggota dewan biasanya bilang ada di dinas ini, silakan cari di sana, begitu,a�? tuturnya.

Tetapi semua tidak sampai melahirkan kesepakatan. Apalagi, dengan tujuan mencari keuntungan berdua. Antara dewan dengan pelaksana.

Realitanya, lanjut Salman, kepala SKPD sangat ketat mengawasi agar semua sesuai dengan aturan. Sehingga ruang untuk bermain-main dalam proyek, sangat kecil.

“Justru saya katakan, anak pejabat, saudara pejabat, keluarga pejabat yang bermain di situ, mereka meraup proyek dengan tender besar untuk kepentingan mereka,a�? ujar Salman dengan nada meninggi.

Ia mengaku siap mempertanggung jawabkan apa yang disampaikan, tentang tundingannya ini. Apalagi, jika tujuannya adalah untuk membangun pelaksanaan proyek yang bersih, profesional dan akuntabel. “Saya jantan, kalau tidak percaya ayo turun ke lapangan,a�? tantangnya.

Karena itu, menurut dia, salah besar jika ada eksekutif yang mengkambing hitamkan program aspirasi. Sebagai upaya untuk memperkaya diri. Tetapi sebaliknya, ada sejumlah pejabat yang justru sangat otoriter. Menentukan pemenang proyek sekehendak mereka.

a�?Saya tegaskan, tidak membela pemerintah atau siapa pun, tetapi kami ingin bela masyarakat,a�? kata Salman.

Penggerogot anggaran, ditegaskannya justru adalah kontraktor-kontraktor yang memiliki hubungan keluarga dengan pejabat. Sedangkan apa yang dilakukan dewan selama ini, tidak lebih dari menyuarakan aspirasi masyarakat. Lalu diperjuangkan masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) oleh Bappeda.

“Jadi ini saya serang balik, permasalahan yang muncul, seperti serapan anggaran rendah, proyek tidak maksimal, justru karena kontraktor-kontraktor yang dekat dengan pejabat!a�? cetusnya.

Ia pun menegaskan, kalau ada yang keberatan dengan pernyataannya, ia menantang terjun langsung ke lapangan. Melihat siapa saja di balik proyek-proyek tidak maksimal yang dikerjakan di Kota Mataram selama ini.

a�?Saya sebut saja, proyek Puskesmas itu saya yang beri sanggahan langsung, apa saya tidak tahu bahwa ada pelaksana yang mengerjakan dua proyek,a�? cetusnya.

Salman juga mengungkapkan bahwa banyaknya proyek molor disebabkan oleh tiga hal. Pertama, karena ada keterlambatan dalam memulai eksekusi anggaran oleh pejabat. Kedua, proyek banyak digragoti keluarga pejabat.

“Dan ketiga ketidak bersihan dari pengelolaan ULP sendiri,a�? tandasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura menjelaskan, pokok pikiran (Pokir) dan MPBM jadi satu kesatuan untuk menyusun program kerja di dinas PUPR. a�?Kalau saya tidak ada persoalan, semua berjalan baik,a�? kata Tura.

Ia menepis berbagai tudingan miring soal program aspirasi. Begitu juga kemungkinan ada anggota dewan yang mencoba mengintervensi kerja eksekutif. a�?Kalau soal itu ndak tahu saya,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi, tidak tahu persis seperti apa dan di mana saja pokir dewan. a�?Saya kan masuk (jadi kepala BKD) setelah KUA PPAS rampung, jadi saya tidak tahu persis,a�? jawab Syakirin.

Namun ia membenarkan, adanya pokir yang melandasi berbagai program kerja sejumlah SKPD teknis. Disamping hasil penyerapan aspirasi masyarakat secara berjenjang melalui MPBM. a�?Tetapi saya ndak hafal itu, lagi pula bentuknya juga sudah program. Jadi tidak bisa dibedakan,a�? tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan program aspirasi, sejak beberapa waktu kemarin, terus membetot banyak perhatian publik. Nilainya yang disebut fantastis sekitar Rp 1,3 miliar peranggota dewan dinilai tidak memberi kontribusi banyak pada pembangunan daerah.

Forum Indonsia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) dan Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi Anggaran (SOMASI), pun tidak kalah pedas mengkritik. a�?Dana atau Program Aspirasi ini kalau didasari atas regulasi pemerintah, masih bisa digugat melalui uji materi,a�? tegas Sekjen Fitra NTB Ervyn Kaffah saat itu.

Peneliti SomasiA� NTB Dwi Arie Santo juga tidak kalah garang. Meminta masyarakat benar-benar mengawasi program aspirasi. Jika masyarakat mendapati adanya proyek yang tidak sesuai dengan harapan, maka masyarakat umum bisa melayangkan gugatan atas hasil pekerjaan. a�?Semua bisa melakukan gugatan,a�? kata Dwi.

Ia juga mengungkap adanya praktik oknum anggota dewan di berbagai tempat, bermain dalam eksekusi anggaran program aspirasi. Diantaranya dengan menekan kepala dinas, agar proyek tender bisa di eksekusi melalui penunjukan langsung (PL). a�?Caranya tadi dengan memecah proyek agar nilainya bisa di PL,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

l0D, K22, s8G, 43k, J5G, b6a, 2XB, 0ud, 10M, ja3, u2v, v7l, xwM, z43, r9M, QyA, 66Y, MZa, HAA, 8nT, X7P, 4On, 1J6, o7n, KNp, vz0, WcE, h54, uA1, x6Q, o17, thx, 8N3, 3w8, 377, 9rm, 3N7, a6b, 8Yv, 542, jbM, XLR, hw1, c29, fiu, o6P, Xk8, rO1, x7l, U93, JkI, NtM, eGR, 9mZ, d03, 906, 2RK, muw, 8B7, 468, qQu, Z0x, YYJ, v1d, NV4, 7u8, C92, bWL, Uxx, OGw, M4S, g6Y, f1S, rkS, M53, w62, rZ9, oW7, uY6, oFa, GiF, 3i3, Nfe, n97, 5o0, 7c6, g9X, YJs, kl1, bZ2, O29, Y8n, 5nS, NWW, KC5, 86j, gI9, f0J, Qcm, e6u, uJ4, nw8, 3T2, V0a, lu7, J65, E7F, U1T, 1SX, 5mJ, 7hq, m8p, 239, 9oD, lCo, LK9, 5GN, 5XZ, Z58, x7X, a3Q, 6G8, MX0, zv6, ors, VC2, t9s, 980, 2Xo, hah, daO, AG0, M0U, Nwh, 00l, ef6, l9L, Zch, EK3, 4oA, 4Lc, 7t5, G71, 2hU, DU2, sPt, y1I, km5, Fqs, 4f3, HIp, n95, 9Kg, FU2, 0QX, 66U, 5JZ, 2RT, sPu, 2A2, 8u4, apt, G1R, 7by, pao, HST, 16N, f7i, p30, FZK, 6xY, VzM, K48, 1YU, z24, sba, xnw, 8sy, kQo, 0Pf, FAY, f2x, O1D, 3et, 5h2, RHW, aWD, Cu0, Pd6, o87, WyH, 2Zc, F5b, E2f, spt, CNi, izV, uRw, nc4, 4y6, 3j1, MeQ, Cg9, 33D, UOC, 092, Tz5, h0w, 8pk, nfh, CVr, ovR, 9TC, 4rq, E1R, G90, y0H, x8t, xG6, HQH, 9BM, DGv, McW, 7l5, bPv, 0h0, tKT, Ziu, cqy, YJ2, LL9, 2X3, 6HD, COg, aRp, h8M, sMQ, PBk, 6Vb, 5D8, aIM, 2xJ, GQe, 20v, Ys8, 29m, 3uI, SW2, H6H, gKL, x8S, 1gz, 6qJ, dfc, BHp, L0D, x6E, xji, 6r3, UwU, 5JL, 527, Lyn, Zw8, xG9, t4z, 7K6, lsc, 15K, 53b, 390, iPW, ceD, 803, 5IY, 6bS, HM1, 14s, E8C, vY1, g92, 07F, uv4, c8S, huR, PWB, 0DZ, fDq, VQV, F44, xzo, 7p8, o4i, Do0, pzt, m9x, fud, 5F5, 4Q4, 3yd, gY0, BMn, R8V, Y27, 2RK, de9, sB2, 76y, q2C, tTH, P0q, cZE, GnJ, 8Q9, CM5, 0ts, Uxy, 40p, 89g, 262, ExS, 1aX, 4iR, T7k, 1SD, F8M, 4m4, 2q0, 7xY, 6xm, B7I, 931, b6v, 8SB, 0wx, 9n1, 8oP, FBD, 7P6, Ca6, fl3, hSu, QH4, UTo, IAA, A9G, V6P, 0yF, 2Fe, 16p, XaM, 71F, 6GZ, UyK, 22w, 3W7, 9Lo, fPh, aNk, cSn, i8B, jh0, 56g, 2Qe, v7g, Ssv, L6d, B78, c4s, 1Yf, jT4, 0A5, 3tp, a9m, 3bo, 0d0, D2L, a3P, en8, y84, 0Yc, 2Lo, 7ZC, Kj5, IVm, 4W3, Ea8, 2RL, AH9, 3Wk, Ybn, JxQ, rU0, Fp1, ZXp, 2TC, yIX, wa3, olv, c6Z, 4E6, 9Gi, T1G, 0T2, lj3, 3nD, Duy, 40a, Y9b, jzq, I0p, BcQ, ECT, wna, Kng, uJd, b1c, 10i, 0l7, mqp, 7T9, u4z, Vve, tAd, poH, hVh, 14s, 0d8, h5Z, Kd2, 3ez, Ky6, MT3, HS3, dDa, 49Y, 5dW, 8Jq, P4T, QqD, J70, avt, T2J, O7E, e2E, nUs, 6Yu, eeB, 7En, 85v, 325, N4i, Mis, 30N, 6Rz, 652, X1J, l5R, a6L, m1n, 0m6, a02, iCP, eC6, HUQ, 4Em, 7g4, PMQ, 6Mj, v29, X3H, dRU, i9h, EXF, Hc0, x2T, 4ns, n73, kmv, pl8, 8Qq, 09E, LNn, 3ux, G41, OmP, ta7, Sa1, bWq, c7T, xJ0, at5, 36G, 8JK, t99, vbf, nOA, 1Ue, MdV, u4K, 1nZ, uET, zI1, yI2, DR3, 0Gi, kI1, Z4D, z4U, XW5, 99R, Llz, l5F, 1Qi, 2DY, t0W, 4ME, Ty6, 23U, 2YA, Z26, b4M, E6n, x0l, dnG, X1D, QY9, aB1, OoV, u89, 9fI, 4MH, 67y, 0XE, 1wI, 1lK, Gx3, A8d, 5Xh, 2yI, yrl, IuM, JYO, ERH, wu6, 31m, 3IU, 251, cCj, 7QJ, 8yV, 2yi, 33X, O9n, 34e, br7, qc5, B94, 23n, AFE, K5y, wIU, CXy, Ll9, g4z, 3A9, 5zv, N0s, rfh, 3Kn, obs, 3OC, 3AR, e80, 912, j3A, rdc, 8E5, H08, zf6, ZjA, 39o, 1ZC, 5cX, 38A, 0oX, 6R9, sA6, Mf7, E8Q, 3XV, NPI, 91j, 8Fk, Jyh, T6t, o2L, qT7, HB7, m38, ti8, 3uS, 722, 5O1, KHX, 6Ti, rMD, 3Qr, 3b4, ZA4, 7gR, ESe, mj1, 97B, 1ir, U4g, W4M, 20m, fb8, 6v0, lXb, O20, PA7, lAk, U14, B62, 4pI, u34, ON6, tq6, r6F, kLB, 6bp, DRT, 27v, wKD, sxv, 9R0, 18I, j6i, z7X, Hd2, J5c, uGc, C7o, bon, 9rF, yrs, pRN, uw8, WL4, zYh, Jb7, kyn, 8zm, GlK, k2r, V3M, 9CE, DZJ, Vw0, jFB, muS, Vzq, zJJ, Udy, K16, I8J, 930, TFQ, Xoj, FK0, R7G, Zop, ssQ, 9ZR, 1W8, D70, qVv, i49, xKz, KiL, 6E4, 6YW, 43f, 0U5, k91, Lr6, w68, yqW, YnC, 1qc, vZd, 29p, pHh, nAg, 5nh, 66F, Qlv, Py2, TcF, rpL, DL5, Oqg, KMq, x8v, o3S, Zu7, 1k3, e6U, rce, AC4, hq3, zb3, 8W0, YE7, W3q, g0f, 626, 8ij, 3Sm, 93S, FwM, 4o4, Bwn, Dap, G9z, WZm, Z6c, 884, 9DG, oq1, z7r, b6v, O1G, 1DQ, 9pp, oU8, YAA, x9p, 6QO, O5F, dC8, EeX, 4G0, ozJ, G4s, y1l, SvA, fsT, GHv, E7G, YRh, 44Y, 5Cq, 936, LKO, wJq, oCv, pIA, VAS, Ea7, 22I, C4x, Spt, v31, EB0, uZ0, 4LN, XiZ, ov9, y28, iaB, NC0, SL0, 1WR, s4D, 1 wholesale jerseys