Ketik disini

Headline Kriminal

Bupati KLU Najmul Akhyar Adukan Kasus Sri Rabitah ke Polda NTB

Bagikan

MATARAM-Kasus Sri Rabitah yang diduga kehilangan ginjalnya, resmi dilaporkan ke Polda NTB. Kemarin (11/4), Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dan tim pendamping Sri Rabitah menyerahkan sejumlah dokumen untuk membantu proses penyelidikan aparat kepolisian.

a�?Ini bukan hanya persoalan ginjal, tapi juga kemanusian,a�? kata Najmul yang ditemui sejumlah awak media usai menyerahkan dokumen ke Dirreskrimum Polda NTB, kemarin.

Apa yang menimpa Rabitah, dinilai Najmul sebagai fenomena gunung es. Meski nampak kecil, namuan dia meyakini ,masih banyak tenaga kerja Indonesia yang mengalami nasib seperti Rabitah.

 

a�?Dibawah banyak rabitah-rabitah lain yang mengalami persoalan yang sama,a�? ujar dia.

Karena itu, mereka berharap kepolisian bisa segera menindaklanjuti laporan yang diberikan. Melakukan investigasi untuk kasus yang menimpa Rabitah. Sehingga bisa menemukan fakta yang sesungguhnya. Mencari siapa yang bertanggung jawab dalam persoalan Rabitah.

Salah satu poin yang ada di dalam laporan, lanjut Najmul, terkai tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Dugaan itu, kata dia, sangat mungkin menimpa Rabitah. Ini jika melihat fakta-fakta dari proses awal keberangkatan Rabitah untuk bekerja di luar negeri.

a�?Ada dokumen yang tidak benar, penempatan yang tidak sesuai dokumen. Tentu ada maksud dan tujuan tertentu untuk pemalsuan itu,a�? jelas dia.

Terpisah Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar memberikan apresiasi atas kunjungan, sekaligus menyampaikan laporan, yang dilakukan Bupati KLU dan tim pendamping Sri Rabitah. a�?Selama ini kita mengalami kesulitan untuk berkomunikasi, jadi dengan ini diharapkan bisa mempermudah penanganan kasusnya,a�? kata dia.

Kata Anwar, laporan yang disampaikan bukan terkait kasus Sri Rabitah saja yang ginjalnya diduga hilang. Tetapi juga pada perekrutan yang Rabitah ketika hendak bekerja di luar negeri. Misalnya, pemalsuan dokumen kelahiran, kartu keluarga, dan KTP.

a�?Itu akan kami pelajari sejauh mana dugaan pemalsuan, penipuan tenaga kerja, terkait perekrutannya di NTB,a�? ujarnya.

Masuknya laporan kasus Rabitah, dinilai Anwar bisa menjadi kunci. Pintu masuk untuk menyelidiki mekanisme perekrutan tenaga kerja di NTB.

Saat disinggung mengenai dugaan ginjal Rabitah yang hilang, Anwar mengatakan pihaknya masih berpedoman pada keterangan yang diberikan RSUP NTB. Tim dokter yang memeriksa Rabitah, menyatakan bahwa organ tubuh Rabitah ternyata masih utuh.

Meski demikian, kepolisian akan tetap menyelidiki kemungkinan adanya dugaan TPPO maupun penjualan organ. Hasil medis dari pemeriksaan Rabitah juga akan didalami kepolisian.

a�?Kita fokus pada mekanisme perekrutan ketika dia menjadi tenaga kerja. Tapi pemeriksaan dokter juga akan kita dalami, apakah itu organ Rabitah sendiri atau ditukar,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys