Ketik disini

Headline Kriminal

Bandar Koplak..!! Tipu Pecandu, Jual Sabu Palsu dari Bahan Lem Kayu

Bagikan

MATARAM-Terduga pengedar narkotika jenis sabu, yakni MI, 29 tahun, menjalankan bisnis narkotikanya dengan cerdik. Demi mendapatkan untung besar, pemuda asal Pejeruk ini menjual narkoba palsu berbahan dasar lem kayu.

Modus itu diakui MI. Saat pengungkapan yang dilakukan Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB, kemarin (11/4), MI mengatakan j narkotika palsu itu ia jual seharga Rp 100 ribu per poket.

a�?Yang palsu itu dari lem kayu, harganya Rp 100 ribu. Kalau yang asli Rp 200 ribu,a�? kata dia, kemarin.

MI berdalih, sabu palsu yang ia jual untuk membuat kapok para pemadat. Agar mereka berhenti memakai narkotika jenis sabu.

Namun saat didesak, MI mengeluarkan alasan sebenarnya. Motif menjual sabu palsu itu dikarenakan desakan cicilan motor sport yang dikreditnya dari sebuah lembaga pembiayaan. Kata MI, dia sudah satu bulan lebih menunggak cicilan motornya. Karena itu, sabu palsu ia pilih untuk menangguk keuntungan yang lebih banyak.

a�?Sudah nunggak satu bulan lebih, jadi saya pilih jual sabu palsu,a�? aku dia.

Sementara itu, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra mengatakan, MI ditangkap jajarannya pada Minggu (9/4). Ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di kediaman pelaku kerap dijadikan tempat untuk penyalahgunaan narkotika.

Informasi itu ditindaklanjuti petugas dengan menangkap MI. Dia ditangkap saat berbelanja di minimarket, tak jauh dari kediaman pelaku.

Setelah mengamankan pelaku, petugas menggiringnya ke rumah. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu. Tak hanya itu, rupanya MI telah mempersiapkan pesta narkotika dengan tiga orang penyalahguna lainnya.

a�?Tapi belum sempat pesta, polisi sudah lebih dulu menangkapnya,a�? Satra.

Barang bukti yang diamankan polisi, antara lain enam poket plastik bening kecil di atas kulkas dan juga ada di dalam lemarinya, empat telepon genggam, dan seperangkat alat hisap. Dari hasil pemeriksaan, sabu yang ditemukan di dalam lemari ternyata merupakan lem kayu.

Atas perbuatan pelaku, dia disangkakan dengan Pasal 112 Ayat 1, Pasal 114 Ayat 1, dan atau Pasal 127 Ayat 1 Huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(dit/cr-afi/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka