Ketik disini

Headline Metropolis

Ini Langkah Pemprov NTB Agar Rinjani Bisa Jadi Geopark Dunia

Bagikan

MATARAMa��Harapan Rinjani sebagai Geopark Dunia belum berakhir. Yang pasti, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan NTB H Ridwan Syah, saat ini, pemenuhan rekomendasi yang diminta UNESCO sedang dalam tahap persiapan. Beberapa pakar saat ini sedang menyusun hasil kajian yang diminta UNESCO. Juga seluruh SKPD terkait bersama pengelola Rinjani sedang menginventarisir apa yang harus dikerjakan masing-masing pihak. Sebab, setiap SKPD memiliki tugas berbeda-beda. “Itulah langkah kita untuk menindaklanjuti rekomendasi,” katanya.

Ia optimis seluruh rekomendasi UNESCO dapat diselesaikan sebelum Agustus, sehingga tahun ini Rinjani diumumkan menjadi Geopark Dunia oleh UNESCO.

Hal yang menggembirakan, kata Ridwan, UNESCO rupanya sangat ingin Rinjani bisa masuk jajaran Geopark Dunia. Itu sebabnya, UNESCO menutup usulan Geopark Dunia baru dari Indonesia, sebelum persoalan Rinjani ini beres.

Rencananya, pada 17 April mendatang, Badan Geologi dan UNESCO akan ke Mataram untuk melakukan pengecekan bagaimana progres dari 10 rekomendasi itu. Ridwan juga menambahkan, intervensi pemerintah pusat sudah cukup besar untuk menjadikan Rinjani sebagai geopark dunia. Sebab, Rinjani mencakup lima kabupaten kota atau 2/3 wilayah Lombok. “Dukungan kita dan pemerintah pusat adalah dengan membangun infrastruktur,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Muhammad Faozal mengatakan, adanya penundaan, bukan berati Rinjani tidak lolos atau kalah dari Gunung Batur yang langsung ditetapkan. “Dari 10 rekomendasi itu sebenarnya sudah hampir rampung,” ujarnya meyakinkan.

Jika kajian perbedaan antara Gunung Rinjani dan Gunung Batur sudah selesai, maka yang lain tidak terlalu berat untuk dituntaskan. “Ini yang sedang kita lakukan finalisasi-finalisasi mudahan selesai dalam waktu dekat,” katanya.

Dia bahkan memastikan, saat inilah kesempatan terbaik Rinjani menjadi Geopark Dunia. “Makanya kita tidak ingin melewatkan hal ini,a�? tandasnya.

Setelah selesai Festival Pesona Tambora 2017, Dinas Pariwisata berama tim lain akan melakukan pembahasan khusus dan melakukan penguatan-penguatan, seperti geosite, dimana keberagaman geosite Rinjani lebih banyak dibandingkan Gunung Batur. Rinjani jugaA� lebih layak dari sisi kekuatan geologinya.A� “Yang kita dorong perbedaannya itu Segara Anak,a�? tandas Faozal.(ili/kus/ton/r8/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka