Ketik disini

Metropolis

Pejabat Nepotis, Ungkap Saja!

Bagikan

MATARAMA�– Kabar tidak sedap tentang adanya keluarga pejabat yang main proyek, ditanggapi santai Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. Ia meminta agar keluarga pejabat yang melakukan cara-cara nepotis itu dingkap saja ke publik.

a�?Ya sampaikan saja siapa pejabatnya. Kalau begini (tanpa disebut namanya) semua bisa menafsirkan macam-macam, seolah-olah seluruh pejabat di kota berperilaku seperti itu,a�? kata Mohan.

Ia mempersilakan, diungkap siapa saja pejabat yang tidak profesional dalam bekerja. Disertai dengan bukti-bukti yang ril. Sehingga, kinerja mereka bisa dievaluasi.

Sejauh ini, Mohan mengaku belum melihat ada praktik seperti itu. Apalagi ada rekanan yang mencoba, memanfaatkan hubungan kekeluargaan dengan pejabat tertentu untuk mendapat proyek.

a�?Saya belum pernah lihat ada keluarga pejabat yang bermain proyek, apalagi ngatur-ngatur proyek,a�? tegasnya.

Tetapi kemudian, Mohan mempertanyakan apakah keluarga pejabat tidak boleh memiliki pekerjaan sebagai pelaksana? a�?Kalaupun ada, sejauh dia punya lembaga usaha dan bekerja secara profesional kenapa harus dikebiri haknya,a�?sanggah ia.

Jika mereka bekerja sesuai aturan yang ada. Lalu, patuh pada prosedur yang ditetapkan oleh SKPD teknis tentu, menurutnya tidak ada salahnya. a�?Tapi kalau ada yang terlalu dominan, sampai atur-atur proyek, ya tentu salah juga,a�? tegasnya.

Apalagi sampai masuk terlalu jauh. Mengatur nilai proyek sehingga menggunakan mekanisme Penunjukan Langsung (PL). Sehingga menimbulkan kerugian dan kekecewaan kontraktor lain, ia menekankan itu tentu salah.

a�?Saya fikir itu keliru juga,a�? ujarnya.

Jika ia mendapati ada pejabat SKPD melakukan itu, maka perlu dievaluasi. Sebab, berpotensi menimbulkan kegaduhan baik di dalam dan dengan pihak rekanan.

a�?Harus diperingati (pejabat) itu,a�? cetusnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Mataram H Kemal Islam, saat dimintai komentarnya tentang ini, hanya menjawab instansinya bebas dari praktik nepotisme. a�?Ndak ada,a�? tegas Kemal.

Lelang proyek di dinasnya, sejauh ini berjalan sesuai aturan. Siapapun kontraktor yang menawarkan diri untuk mengerjakan proyek, dilihat kualifikasinya. Apakah ia profesional dalam bekerja atau tidak.

Hanya saja ia menegaskan, dalam tiga tahun terakhir ini, selama menjadi kepala dinas, ia mengaku tidak ada proyek besar. Hanya proyek-proyek kecil yang ditempuh melalui mekanisme PL.

a�?Yang besar cuma pengadaan lampu, tapi itu sudah kita lewat e-katalog, selebihnya hanya pemeliharaan saja,a�? tandasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka