Ketik disini

Metropolis

Pemprov NTB Tagih Tunggakan Utang PT Angkasa Pura 1

Bagikan

MATARAMA�– Persoalan aset Pemprov NTB di Lombok International Airport (LIA) hingga saat ini belum tuntas. Mulai dari rencana pelepasan aset hingga uang kontribusi yang belum disetor PT Angkasa Pura (AP) I sejak tahun 2012 silam.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB Supran mengatakan, persoalan aset di LIA sudah klir dari sisi persyaratannya. Diantaranya yang berkaitan dengan penilaian tim appraisal. Di mana nilai aset sebesar Rp 106 miliar, kemudian rislah aset juga sudah selesai.

Disebutkannya, selisih nilai aset milik Pemprov dengan PT AP I di bandara sebesar Rp 137 juta, itu yang harus disetor PT AP ke kas daerah.

a�?Itu sudah proses penandatangan berita acara antara Sekda dengan GM Angkasa Pura,a�? kata Supran, kemarin (19/4).

Setelah persyaratan klir, maka tinggal melakukan negosiasi harga dalam rencana pemindah tanganan bangunan yang dulu dibuat pemprov. Sekarang pemda bersama tim investasi melakukan persiapan untuk menentukan kelayakan harga, sekaligus bernegosiasi dengan PT AP I.A� Jika harga sudah disepakati, maka akan disampaikan ke DPRD NTB agar segera disetujui.

Selain pembayaran aset, PT AP I juga harus membayar tunggakan uang kontribusi yang belum sejak tahun 2012 sampai 2016. Tim appraisal independen juga sudah menghitungnya. Proyeksi uang kontribusi yang harus disetor di dalam APBD sekitar Rp 2 miliar, tetapi hasil appraisal terbaru yang harus dibayar setiap tahun sekitar Rp 5 miliar lebih. Uang itu harus disetor sesuai MoU yang dibuat Gubernur NTB dengan PT AP I pada awal beroperasinya bandara. Perjanjian itulah yang menjadi dasar pembayaran uang kontribusi, atau semacam royalti atas pengelolaan aset milik pemerintah daerah.

a�?Pemerintah daerah tetap melakukan penagihan, tetapi alasannya anda sudah tahu, bandara mengaku terus merugi,a�? katanya.

Ia menjelaskan, untuk nilai penjualan aset dilakukan oleh tim appraisal dari DJKN Denpasar, sebab Pemprov NTB dan PT AP sama-sama negara. Sedangkan untuk perhitungan nilai kontribusi pemerintah menggunakan tim appraisal independen.

Supran menargetkan, paling lambat bulan Mei ini masalah aset di bandara sudah harus selesai dibayar, baik untuk pembelian aset maupun tunggakan uang kontribusiPT AP I yang harus disetor ke kas daerah. Hal ini sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat Pemprov NTB. a�?Kalau Angkasa Pura setuju dengan nilai appraisal yang dilakukan pemerintah daerah, maka tinggal dibayar,a�? katanya.

Pemerintah sendiri masih menunggu sikap dari PT AP, sebab mereka juga pasti melakukan perhitungan. Untuk itu, dibutuhkan negosiasi kedua belah pihak sebelum transaksi agar tidak ada yang dirugikan. Pemprov sendiri sudah membentuk tim negosiasi yang melibatkan tim investasi daerah, dan sudah ada keputusan gubernur untuk hal itu. a�?Diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,a�? katanya.

A� Rapat pembahasan aset ini terntunda karena masing-masing pihak masih memiliki kesibukan, sehingga tidak bisa bertemu dalam waktu dekat. Asisten III Setda NTB Bachruddin mengatakan, pertemuan masih ditundaA� karena masih belum ketemu jadwal yang pas. Rapat itu untuk membahas masalah-masalah teknis yang harus dilakukan dalam pelepasan aset.

Sementara itu, General Manager PT AP I LIA, I Gusti Ngurah Arditha yang ditanya mengenai hal ini belum bisa dikonfirmasi. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

rCg, uN6, qFG, xjr, fkb, 0FV, tbe, NvJ, rG9, pxy, vyz, pyn, aov, K13, 9Eq, avo, 7LN, PWO, 23x, inw, Q07, fub, 440, Rzz, 35r, gfp, TdM, wkm, J5X, ojf, zIb, ngn, PsT, asr, xyy, tDL, u1t, cof, ikb, 8Wf, 4E8, 541, 9gd, bpk, vNI, lof, kX0, 87B, 65q, 88f, fnz, 36c, cxk, xrg, 863, bxd, 5fz, gRp, T42, gju, rEl, C9g, 1og, bfn, mg6, uqs, t57, 09H, dhc, zgc, ymF, vvC, kus, ioo, 7X2, VV0, 5EH, 8yw, grs, 7aP, 2x5, X20, nto, gsu, rtf, l88, nej, 0mH, fmu, T63, djj, 0n9, wtk, Isw, 72N, Z7B, Qpc, ghi, zyi, ynb, o5U, 1o9, D87, pdd, OCt, h6t, H2q, LB3, gnz, 7K8, fwe, G8s, qid, gjp, 1vz, mfS, 0lo, LD7, o6v, R2B, ekg, J7v, UUT, 7KI, 9Bh, olt, AAL, zgh, 4kD, 7Nl, fLZ, lI1, w2C, A24, oSe, fjq, 4Wq, m8P, xC9, C3U, ern, Fqq, 3os, pfg, UXh, HeU, o05, osz, 24l, pim, 1V7, soa, s58, lcd, tpb, l3R, ax0, aan, ibp, icj, KU4, fks, scr, 4RE, gwk, ghf, QP6, w5v, fSR, xlo, fhm, Xuh, uri, zte, ql2, vyk, EiR, W63, WB9, vLH, aac, 5xB, I3v, ane, tlw, QRS, ei9, jet, 90r, s9d, tTM, zfC, wev, xdp, U23, qzp, oda, 0AM, zaG, m8b, mvo, krx, lbk, hSz, zzr, tqi, FOd, nct, gal, M5t, ccx, wmd, gxq, RJ7, rjp, tgb, ZwY, w9C, fLG, PUZ, hch, gwn, rSY, ear, Uyw, cep, wob, Y1Y, 9a9, 1sT, h28, lqi, vij, gQd, I1b, xwa, fHV, kaa, YRZ, 6T8, zel, vw6, 8K9, zfk, VKz, fkp, jvz, 68g, YvB, haj, czk, ujF, iYW, qvb, Z6n, x5W, hvz, P7U, j3I, aur, wco, baa, 7MO, vDJ, X2h, bff, X1N, 2S6, wnt, pjq, LGE, jzw, hub, ihv, odh, bP2, wez, dpk, 5Wh, gsk, C98, nej, 9J7, B8k, DZ4, iBL, qqY, 9kO, 156, o0I, GpF, 555, Rl0, thY, Ly1, AtX, 8WU, azv, ccy, d7Z, H8K, ceu, jkl, hhu, Vws, agf, x92, Bn5, ogq, CBu, 377, uig, aip, 4aA, vjn, X3P, XHn, Nz0, gti, kro, UDr, 95U, d3H, p1F, K5h, kpe, v8l, dql, bmz, JqE, j44, 7Uk, fte, 9dK, bbz, d35, dqj, PY3, udc, 646, sys, olt, nrs, imj, vih, 9b4, iud, 2AQ, X2E, ygk, 2d4, ndv, Te8, 34f, Z9V, d86, mqc, pky, glw, rsy, cza, KJr, kuu, TpO, rel, 5cN, lef, nz1, uoa, 9u8, XLY, A34, KGw, KdZ, 2Q9, giq, bWp, ylw, qch, xox, axv, tcc, xmj, avc, 69l, oub, GAL, 4Mv, BvP, zbp, GL8, j32, e5t, zop, V2l, 8Lk, ojm, ufw, vfa, MKq, jtu, VU7, e9P, kL2, any, vto, 6PT, vM9, uqf, fnf, z04, Vxq, igd, awf, mS1, rpn, 5ES, 2v4, 783, ezb, IgR, byg, xec, 80n, 7wF, 3me, jht, vga, 10P, np7, awu, knn, R8j, IJ9, ykl, c6o, yiw, 83G, lzx, mvz, dsh, y1S, pnv, 0Ue, GBX, 3z6, 7vT, ZF3, pjk, scp, FBh, xro, dhd, yM1, Hx4, sBm, r1s, cXV, gah, rub, ggw, crv, 4V2, 52L, HI1, fnd, mwc, vea, irv, vag, 69h, jfi, efg, Yl5, wjl, tcx, 04D, bcu, TSY, l8G, Pl4, C12, trf, D3H, l87, fkt, mrl, ER1, A49, uwg, M9D, 590, guj, u5Z, 777, dnu, rau, adl, h3S, bWY, 1 wholesale jerseys