Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Soal Investasi Bodong, OJK NTB : Teliti dalam Berinvestasi..!

Bagikan

MATARAMA�– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB meminta masyarakat mewaspadai investasi bodong dan memulai merencanakan kehidupan pensiun. a�?Keduanya harus mulai menjadi perhatian masyarakat luas saat ini,a�? kata Kepala OJK NTB Yusri kemarin.

Ia menerangkan, praktik penipuan dengan tawaran investasi bodong masih terus terjadi dan memakan banyak korban. Para oknum penipu kerap menawarkan keuntungan besar dengan modal yang sedikit dalam waktu yang cepat. Selain itu tak sedikit dari para oknum yang mencatut nama institusi atau organisasi lain untuk meyakinkan para korbannya.

a�?Penawaran investasi ini gencar bahkan dilakukan melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada banyak pihak sekaligus. Penawaran juga kerap disampaikan melalui surat elektronik (e-mail) dan website,a�? terangnya.

Bertepatan dengan Hari Konsumen Nasional, OJK mengajak masyarakat untuk selalu teliti sebelum melakukan transaksi keuangan dan berinvestasi. Pahami manfaat, biaya dan risikonya. Pahami pula hak dan kewajibannya yang utama, serta pastikan ada otoritas yang berwenang mengatur dan mengawasi produk dan lembaganya.

OJK juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan konsumen keuangan OJK untuk mendapatkan informasi mengenai aspek legal perusahaan investasi. Bisa melalui Investor Alert Portal (IAP) yang terdapat pada aplikasi mobile Sikapi Uangmu yang dapat diunduh melalui App Store dan Play Store atau situs Sikapi Uangmu melalui link http://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Home.

Yusri memberikan beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghindari investasi bodong. Sebelum berinvestasi di perusahaan investasi, cari tahu informasi mengenai perusahaan, karyawan, dan produknya,A� minta salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan.

a�?Hindari perusahaan investasi yang tidak dapat menjelaskan rencana bisnis perusahaan. Cari tahu apakah ada permintaan produk sejenis di pasaran,a�? tambahnya.

Selain itu OJK juga mendorong program pemerintah melindungi konsumen melalui penyediaan sistem layanan konsumen terintegrasi (SLKT) di sektor jasa keuangan (SJK). Sistem ini dilengkapi fasilitas trackable. Yaitu fasilitas bagi konsumen untuk mengetahui sejauh mana pengaduannya ditangani, baik oleh OJK maupun oleh pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) terkait. Layanan ini dapat diakses melalui mobile-apps SikapiUangmu atau website http://konsumen.ojk.go.id dengan menggunakan nomor tiket dan PIN yang diberikan.

Selain itu OJK mengingatkan kembali pentingnya persiapan hari tua. Cara terbaik untuk menjamin agar tujuan hari tua tercapai adalah dengan mulai membuat perencanaan keuangan masa pension.

a�?Bisa dengan mulai untuk merencanakan Tabungan Hari Tua,a�? tuturnya.

Tabungan untuk dana pensiun harus dibuat secara terpisah dengan tabungan untuk keperluan konsumsi. Semakin sering menabung maka semakin mantap persiapan untuk menyongsong hari tua.

Masyarakat bisa memulainya dengan bertanya pada kerabat terdekat yang sudah memiliki tabungan dimaksud atau mencari informasi dari berbagai media yang terpercaya dalam menentukan produk tabungan yang sesuai dengan perencanaan hari tua.

a�?Investasi yang tepat termasuk sebagai salah satu pintu peluang dalam mempersiapkan dana pensiun,a�? jelasnya.

Lembaga yang menyelenggarakan dana pensiun ada beberapa macam. Misalnya PT Taspen merupakan lembaga dana pensiun bagi PNS dan PT Asabri lembaga dana pensiun bagi prajurit TNI, Polri dan PNS Departemen Pertahanan dan Keamanan.

Selain itu ada juga BPJS Ketenagakerjaan yang pesertanya adalah semua karyawan dimana sifat kepesertaanya adalah wajib.

Masyarakat juga bisa mendaftarkan diri pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). DPLK adalah salah satu program keuangan diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin memiliki dana pensiun. Prinsipnya relatif sama dengan tabungan berjangka, di mana dana yang ditanam tidak bisa dicairkan sebelum tiba masanya.

Selain itu juga ada Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), merupakan lembaga pensiun yang diselenggarakan oleh perusahaan untuk kepentingan karyawan perusahaan tersebut.

a�?Ayo menjadi peserta lembaga dana pensiun dan nikmati manfaatnya untuk hari tua,a�? ajaknya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka