Ketik disini

Headline Sportivo

Pelari Kota Bima Wakili Indonesia di Singapura Open

Bagikan

MATARAM – Pelari jarak menengah asal NTB Andrian dipanggil Pengurus Besar Persatuan Atletik (PB PASI). Dia dipercaya untuk membela Indonesia pada kejuaraan Singapore Open di Singapura Sport Hub  27-28 April mendatang.

Berdasarkan data yang dihimpun Lombok Post, Andrian dipanggil berdasarkan surat PB PASI Nomor 162/PB.PASI/St.M/IV/2017 tertanggal 13 April lalu.  Pelari asli Kota Bima itu akan memperkuat Indonesia pada nomor lari 400 meter gawang.

Andrian dipanggil bersama 12 atlet lainnya. Diantaranya, I Dewa Ayu Made Budiyasa asal Bali di nomor 100 meter, Bayu Kertanegara asal DKI Jakarta di nomor 100 meter, Rio Maholtra asal Sumatera Selatan di nomor 100 meter gawang, Noval dari DKI Jakarta pada nomor lompat jauh, Frederick Saputra asal DKI Jakarta di nomor lompat tinggi galah, Teuku Tegar Abadi asal Jawa Timur di nomor lompat tinggi galah, Abdul Hafiz Lempar asal Sumatera Utara pada nomor lempar lembing, dan Rafika Putra asal Sumatera Barat di nomor lempar cakram.

Sementara atlet putri putri diperkuat Tyas Murti Ningsih asal Jawa Barat turun di nomor 100 meter, Emilia Nova asal DKI Jakarta di nomor lari 200 meter, lompat jauh, tolak peluru dari, sedangkan Tresna Puspita Gusti Ayu asal Jawa Barat di nomor tolak peluru dan lari 200 meter.

Andrian mengaku, dia sudah berangkat ke Jakarta sejak Senin (17/4). Pemanggilannya mengikuti kejuaraan itu terbilang mendadak.

Kendati demikian, Andrian tidak terlalu panik. Karena, sebelumnya dia sudah menjalani latihan setiap hari. ”Saya masuk Pelatda Mayung 2017. Jadi, saya tidak berhenti latihan,” kata Andrianvia Ponsel, kemarin (20/4).

Dengan pemanggilan itu, dia akan berusaha memberikan yang terbaik. ”Kondisi saya sekarang sudah fit. Tetap menjalani latihan juga di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PASI NTB H Suhaimi mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait pemanggilan tersebut. ”Saya tidak pernah menerima surat pemanggilan itu. Coba nanti saya cek ke Sekretaris,” kata Suhaimi, kemarin.

Meski tidak disurati, pihakya tetap mengapresiasi Andrian. Dia berharap, semoga Andrian bisa memberikan hasil yang baik bagi Indonesia.

Pemanggilan terhadap Andrian menjadi salah satu tolak ukur bahwa atlet atletik di NTB bisa memberikan kontribusi prestasi bagi negara. ’’Kita masih punya peluang menciptakan atlet atletik yang berkualitas kedepannya,” tukasnya. (arl/r10) 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka