Ketik disini

Praya

Pembukaan MTQ XXVII di Loteng : Wajibkan Siswa Sekolah Baca Alquran

Bagikan

PRAYAA�– Seluruh pelajar muslim di sekolah negeri maupun swasta di Lombok Tengah (Loteng), diwajibkan untuk membaca Alquran setiap harinya. Aktivitas religius itu dilaksanakan, sebelum mereka masuk ruang kelas.

a�?Saya perintahkan Dinas Pendidikan, segera mengeluarkan surat edaran,a�? seru Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, Jumat malam (21/4) kemarin saat membuka MTQ XXVII tingkat kabupaten, di lapangan Otak Desa di Desa Mantang, Batukliang.

Kebijakan tersebut diterapkan, tekan Pathul untuk menumbuh kembangkan bakat dan minat para pelajar, gemar membaca Alquran. Dengan begitu, akan muncul bibit-bibit terbaik daerah, yang mampu berlaga di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. a�?Sekali lagi, mohon ditindaklanjuti,a�? kata Pathul.

Ia tidak ingin, ada pelajar muslim yang tidak bisa membaca Alquran. Sehingga, melalui MTQ XXVII ini, kata Pathul diharapkan dapat dipetik pelajaran, bahwa membaca Alquran akan mendatangkan keberkahan. Terbukti, ada 18 orang juara MTQ tingkat provinsi dan nasional, yang menerima hadiah umrah dari Pemkab. Pertengahan tahun ini pun, mereka akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah.

Bagi yang mendapatkan juara di MTQ XXVII tahun ini pun, lanjut Pathul akan mewakili Loteng untuk berlaga ke tingkat provinsi. Ia berharap, Loteng dapat mewakili NTB berlaga di tingkat nasional, bahkan internasional. a�?Saya minta dewan juri memberikan penilaian obyektif, tidak boleh berpihak, harus independen dan bertanggungjawab,a�? pesan Pathul.

Selain itu, pihaknya juga menyerukan kepada aparatur pemerintah desa/kelurahan di seluruh Loteng, untuk mengaktifkan lagi MTQ tingkat desa/kelurahan. a�?Intinya, dari akar rumput harus digerakkan gemar membaca Alquran,a�? ujar orang nomor dua di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Sementara itu, ketua panitia MTQ XXVII, yang juga Camat Batukliang Lalu Sabit mengatakan, pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan lancar dan aman. Pembukaan secara masal, dimulai dari pawai taaruf yang mengambil rute kantor Camat Batukliang, menuju lapangan Otak Desa.

Total peserta, beber Sabit mencapai 643 orang. Terdiri dari, perwakilan Praya sebanyak 58 orang, Praya Barat 61 orang dan Praya Timur 48 orang. Lalu, masing-masing 53 orang dari Praya Tengah, Kopang dan Pringgarata. Kemudian, Batukliang 58 orang, Janapria 47 orang dan Jonggat 62 orang. Berikutnya, masing-masing 51 orang dari Praya Barat Daya, Batukliang Utara (BKU) dan Pujut. a�?Mereka itu terdiri dari peserta lomba, pelatih, pendamping,a�? ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah cabang yang dilombakan ada tujuh, masing-masing dinilai oleh dewan juri handal, tidak saja asal Loteng, tapi kabupaten/kota lain di Pulau Lombok. a�?Selamat bertanding, tunjukkan kemampuan masing-masing,a�? sambung Kabag Kesra Setda Loteng HL Tasrip.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka