Ketik disini

Headline Metropolis

Netizen Mataram Gempar! Wakil NTB Juara Miss Indonesia 2017

Bagikan

MATARAMA�– Netizen di Kota Mataram digemparkan berita terpilihnya Miss NTB menjadi Miss Indonesia 2017, Sabtu malam lalu. Tak hanya status dan komentar positif, tapi ada juga netizen yang “nyinyir” dengan keberhasilan perwakilan NTB, Achintya Nielsen itu.

Ributnya netizen Mataram dimulai di media sosial Line. Saat itu, akun @insidelombok, memposting beberapa foto terkait Miss NTB, Achintya Nielsen. Mulai dari foto saat penobatan gelar juara hingga foto pemasangan mahkota.

Dan, dalam satu hari saja, foto yang diunggah oleh akun @insidelombok itu direspons lebih dari 900 orang, dan lebih dari 200 share.

Beberapa netizen, juga tak tahan untuk tidak mengomentari sang juara, yang telah mengharumkan nama NTB tersebut. Misalnya netizen dengan akun line chichavitha dan Mita.Azr29. Ia berkomentar “Wow, Hebat, NTB Juara,” dan a�?Alhamdulillah NTB Majua�?.

Dan tidak kalah ramainya, beberapa akun juga berkomentar, a�?Alhamdulillah terima kasih Achintya, sudah mewakili NTB dalam ajang Miss Indonesia, semoga dengan kemenangan ini, NTB semakin dikenal di Nasional, bahkan Internasional. Termasuk dalam pariwisata dan kebudayaannya,a�? ucap salah satu akun Harry Kurniawan.

Bahkan beberapa netizen seperti Robby Zulkardin dan Ferry Akbar berkomentar, a�?Ini orang Denpasar buka?? Seadainya orang NTB asli, pasti lebih membanggakana�?, dan a�?Yang penting jangan sampai dia wakilkan NTB, tapi kontribusinya untuk Bali, betul tidak admin?a�?.

Hingga kemarin (24/4), Netizen Mataram banyak yang membahas asal dan tempat tinggal Achintya Nielsen, yang secara tidak langsung menetap di Bali. Walau tidak tinggal di NTB, ia telah mengharumkan nama NTB di tingkat Nasional.

Sekadar diketahui, Miss Indonesia sendiri merupakan salah satu ajang berbakat. Dimana, dikumpulkannya para wanita-wanita dari 34 provinsi di Indonesia, untuk menyandang predikat Miss Indonesia. Ajang ini digelar tiap tahun,

Kemenangan Achintya Nielsen ini merupakan kemenangan pertama wakil NTB di ajang Miss Indonesia. Meski bukan orang NTB asli, namun keberhasilan Achintya Nielsen sudah mengharumkan nama daerah di tingkat Nasional. Apalagi, ajang ini disiarkan langsung di televisi Nasional dan kemenangannya dimuat di Media Massa lokal, nasional dan Internasinal.

Achintya Nielsen merupakan wanita kelahiran Denpasar pada 1 Januari 1999. Kini ia duduk di bangku kelas tiga Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia memiliki darah campuran Norwegia, Lombok, dan Bali.

Sayangnya, kemenangan Achintya Holte Nilsen yang mewakili NTB dalam ajang Miss Indonesia 2017 ternyata tidak membuat Pemprov NTB berbangga hati. Pemprov malah menegaskan bahwa Achintya bukan wakil NTB.

Kepala Biro Humas Setda NTB Yusron Hadi mengatakan, terkait prokontra kemenangan Achintya Holte Nilsen wakil NTB dalam ajang Miss Indonesia 2017 yang digelar 22 April lalu di Jakarta. Kemenangan ini tentu positif bagi pemenang karena akan membuka kesempatan kepadanya untuk berlaga di ajang Miss World 2017 di China.

Sejak kabar ini merebak berbagai pandangan pro-kontra di tengah masyarakat baik mengenai sosok si pemenang apakah betul-betul mewakili masyarakat NTB, begitu juga mengenai proses dan tahapan hingga bisa mengatasnamakan NTB, bahkan ada juga yang bahkan mengaitkan ini dengan komitmen Pemerintah Daerah mengembangkan yang A�wisata Halal atau friendly tourism di NTB.

“Menyimak berbagai opini yang berkembang, melalui kesempatan ini dapat kami tegaskan bahwa Achintya Holte Nilse bukan wakil NTB dalam ajang miss Indonesia 2017,” tegas Yusron, kemarin (24/4).

Hal ini disebabkan beberepa alasan, pertama, yang bersangkutan menurut informasi yang dierima tidak bermukim atau berasal dari NTB sebagaimana dipersyaratkan kepada setiap peserta ajang Miss Indonesia. Kedua, pemprov tiddak pernah mengetahui maupun mendengar proses pemilihan ini berlangsung di NTB, dan kalau menyimak proses penjaringan peserta yang dikatakan berlangsung hanya di beberapa kota tentu konsekuensinya sangat terbuka ruang pihak lain mengatasnamakan suatu daerah tanpa diketahui daerah yang bersangkutan.

Menurutnya, hal ini mempengaruhi penerimaan masyarakat dan bagi si peserta tidak betul-betul mewakili daerah yang diatasnamakan. Dan yang ketiga, penyelenggara tidak berkoordinasi langsung dengan Pemerintah daerah dalam penyematan nama NTB kepada yang bersangkutan.A�”Kalau memakai nama NTB seyogyanya ada bentuk keterlibatan Pemerintah Daerah.”

Pihaknya menghargai berbagai upaya semua pihak mempromosikan daerah, termasuk NTB yang kini makin dikenal sebagai daerah tujuan wisata halal. Sebagai pionir wisata halal di tanah air, ia meminta semua berhati-hati menyematkan nama NTB dalam ajang seperti itu.

Ia yakin banyak putra putri NTB yang tidak kalah baiknya untuk mewakili NTB di ajang-ajang yang ada. Oleh karenanya, ia meminta kepada panitia untuk lebih berhati-hati dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ajang seperti itu. (cr-tea/ili/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka