Ketik disini

Selong

Lagi, Seorang Wisatawan Tewas di Gunung Rinjani

Bagikan

SELONG-Pemandian air hangat (Aiq Kalak) A�yang ada di Gunung Rinjani kembali makan korban. Setelah sebelumnya sempat memakan korban pendaki asal Malaysia Nopember 2016 lalu, kali ini korban adalah Taufik Budi Prasetiyo, 23 tahun mahasiswa asal Jomblang Mulyodadi Blipuro Bantul.

a�?Ya memang benar ada korban yang meninggal. Jenazahnya baru ditemukan tadi pagi (kemarin, Red). Tim dari TNGR bekerjasama dengan kelompok di Sembalun sudah berangkat untuk melakukan evakuasi,a�? ujar Kepala Balai TNGR Sembalun, Zainudin kemarin (25/4).

Korban dari keterangan Jen, sapaan akrabnya melakukan registrasi untuk pendakian Rinjani pada tanggal 21 April lalu melalui pintu pendakian Sembalun. Ia mendaki bersama dua orang temannya yakni Muhamad Ali S, 21 tahun, dan Setio Teguh N, 22 tahun. Program pendakian yang direncanakan yakni tiga hari dua malam.

Korban bersama kedua temannya tiba di Danau Segara Anak sekitar 17.30 wita setelah dua hari mendaki dan bermalam di sana. Keesokan harinya yakni Minggu (23/4) sekitar pukul 07.30 wita korban bersama temannya Muhamad Ali pergi mangambil air di mata air di sekitar air panas Aik Kalak.

Setelah mengambil air korban dan temanya mampir dengan rencana berfoto. Namun kemudian korban mengajak temannya mandi. Ali sebenarnya menyarankan untuk mandi di lokasi air yang berada di atas karena ramai pengunjung.

a�?Awalnya temannya melihat korban membuka baju dan berada di pinggir kolam air panas Aiq Kalak. Ia berniat untuk mandi juga tetapi lebih dulu menaruh air di atas bukit dengan jarak TKP sekitar 20 meter,a�? ujar Jen.

Setelah menaruh air teman korban langsung turun ke lokasi. Sayang, ia sudah tak melihat korban berada di tempatnya. Ia akhirnya mencari bantuan ke base camp dan bertemu dengan Jalil salah seorang pendaki. Ali beserta pendaki lain langsung menuju lokasi kejadian.A� Namun hingga pukul 20.00 Wita melakukan pencarian korban tidak ditemukan.

a�?Baru tadi pagi ditemukan, sehingga kini jenazah tersebut sedang dalam proses evakuasi dari Danau Segara Anak menuju Pos Resort Sembalun. Rencana korban akan dilakukan otopsi di Rumah Sakit Umum Selong,a�? terang Jen.

Dengan meninggalnya Taufik Budi Prasetiyo, Jen mengaku sudah tiga orang pendaki meninggal di pemandian Aiq kalak. Sehingga kini ia mempertimbangkan untuk mebuat aturan larangan bagi pendaki mandi di lokasi kejadian yang merenggut nyawa tiga korban.

a�?Sebenarnya kami sudah pasang plang imbauan agar pendaki hati-hati dilokasi itu. Tapi sepertinya sudah dirusak. Makanya kami akan pertimbangkan untuk melarang mandi di lokasi tersebut,a�? jelasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka