Ketik disini

Headline Selong

Sopir Angkutan Umum di Lotim Tolak Kehadiran Damri

Bagikan

SELONG-Ratusan sopir angkutan umum (Angkot) A�kemarin menggedor Kantor Dinas Perhubungan Lombok Timur (Lotim). Kehadiran mereka untuk menuntut penghentian operasional angkutan umum Bus Damri dari Terminal Mandalika ke Lemor Kecamatan Suela.

a�?Sejak Damri ini beroperasi, penghasilan kami menurun. Bahkan biaya beli bensin Rp 100 ribu pun nggak kembali,a�? aku Zainal salah seorang sopir angkutan umum asal Aikmel.

Dijelaskannya, kehadiran Damri memberi dampak yang signifikan terhadap para sopir angkutan umum. Apalagi, Damri dikatakan jauh lebih murah dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Sehingga, para penumpang beralih ke angkutan umum milik pemerintah ini. a�?Mereka juga ada AC-nya, terus murah. Dong mati kami mau bersaing dengan Damri,a�? keluh Zainal.

Yang lebih disayangkan lagi, kehadiran Damri ini tanpa ada sosialisasi kepada para sopir Angkutan Umum. Hal ini yang membuat mereka merasa sangat kecewa. a�?Yang lebih parah lagi saat ini, banyak bus yang menaikkan penumpang di jalan. Padahal itu kan tidak boleh. Tapi bus-bus ini menyapu bersih semua penumpang, lalu kami mau makan apa?a�? timpal Iwan, sopir lainnya.

Pihak Damri bersama Dinas perhubungan berupaya memberi penjelasan. Menurut mereka kehadiran Damri di jalur Mandalika-Suela atas dasar permintaan masyarakat setempat. Mulai dari kepala desa hingga permintaan dari Askum Lotim ini sendiri. Itu diungkapkan saat mediasi di aula Kantor Dinas Perhubungan Lotim.

a�?Kami ingin Damri ini sebagai perintis. Ketika ramai di sini, pengusaha jasa transportasi lokal bisa tertarik untuk menekuni usaha ini. Dan Damri siap merintis rute lain,a�? kata general Manager Damri Mataram Jajak Sumijan. (ton/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka