Ketik disini

Headline Metropolis

Cari Dukungan, Ahyar Abduh Kunjungi Tiga Partai Islam

Bagikan

MATARAMA�– Persaingan memperebutkan kendaraan politik semakin menarik. Manuver dan jurus-jurus politik Bakal Calon Gubernur NTB yang tertarik bertarung di Pilkada 2018 mulai dipertunjukan.

Dari sekian banyak bakal calon yang muncul, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, terlihat paling sibuk. Karena sadar, sulit untuk mendapatkan dukungan Partai Golkar, Ahyar pun bergerilya mencari dukungan partai lain.

Ya, setelah mendapatkan dukungan Partai Gerindra, kemarin Ahyar mendatangi tiga partai Islam. Yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mantan Ketua DPD II Golkar Kota Mataram itu memulai kunjungan politiknya sekitar pukul 11.00 Wita. Selain, melakukan pemantapan partai koalisi, ia juga menyerahkan formulir pendaftaran.

“Pada intinya, saya siap untuk mengikuti semua aturan dan mekanisme partai, samia��na wa athoa��na,a�? ujarnya.

Di kunjungan pertama, Ahyar mendatangi DPW PPP NTB. Kedatangannya langsung disambut Ketua DPW PPP NTB Hj Wartiah. Didampingi sejumlah fungsionaris dan kader PPP NTB. Dengan mengenakan pakaian batik, Ahyar mengaku senang bisa menjalin komunikasi politik dengan partai berlambang ka’bah itu.

“Di kota dengan PPP kami selalu bersama, saya berharap kebersamaan ini bisa berlanjut di Pilgub nanti,” ungkapnya.

Ahyar merupakan pendaftar ketiga di DPW PPP NTB. Namun, dari pernyataan yang disampaikan Wartiah, ada harapan bagi Ahyar untuk mendapatkan dukungan PPP.

“Track record A�beliau, dari pernah duduk di dewan, pimpinan dewan, lalu jadi wakil wali kota dan akhirnya sekarang jadi wali kota dua priode, saya rasa beliau adalah calon prioritas,a�? kata Wartiah.

Semoga, ucapan Wartiah itu bukan PHP alias pemberi harapan palsu. Wartiah diharapkan bisa meyakinkan DPP PPP agar mengeluarkan rekmendasi untuk mendukung salah satu putra terbaik Mataram ini.

“Selanjutnya berkas pendaftaran ini akan kami proses, sesuai dengan mekanisme partai. Kalau keputusan, tentu itu kewenangan DPP,a�? tandasnya.

Harapan juga di dapat Ahyar saat mengunjungi Sekretariat PAN NTB. Diterima langsung oleh Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar dan Ketua Pemenangan Pilkada PAN Saiful Islam, Ahyar bahkan langsung a�?dititipia�� pesan jika terpilih nanti.

“Semoga IPM NTB bisa merangkak naik paling tidak di 15 besar,a�? kata Saiful.

Menariknya, saat Ahyar tengah menyampaikan prakata penyerahan berkas, Ketua DPW PAN NTB juga sempat menyambung harapan Ahyar. Saat itu, Ahyar mengatakan bakal berusaha sekuat tenaga, menarik perhatian DPP PAN, agar menjatuhkan pilihan padanya.

“Saya akan berusaha agar PAN harus a��,a�? sampai di sini Ahyar sempat menghentikan ucapannya.

Tetapi, Muazzim langsung menyambung dengan nada cukup tegas, a�?Menerima!a�? cetusnya, lalu disambut tawa seluruh orang yang datang di acara itu.

Saat mendatangi Kantor PKB, sinyal dukungan dari partai yang merupakan telur emas dari Nahdlatul Ulama (NU) itu pun tak kalah terang. Namun baik PAN dan PKB sama halnya dengan PPP tetap menunggu hasil verifikasi dan keputusan dari DPP masing-masing.

“Tetapi feeling saya, ini feeling boleh dong sepertinya akan ke Tuan Guru Haji Ahyar Abduh,a�? ucap Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani, disambut tawa yang lain.

Irfan mengatakan, pada dasarnya partainya sangat terbuka pada setiap kader atau putra-putri NTB terbaik. Mereka yang punya semangat untuk membangun dan mewujudkan NTB lebih baik ke depan.

a�?Ada tujuh bakal calon yang sudah ambil formulir, tetapi baru beliau (H Ahyar Abduh) yang sudah kembalikan formulir,a�? ungkapnya.

Irfan menegaskan, mekanisme partai tetap akan berjalan sebagaimana mestinya. Ia mempersilakan pada seluruh pendaftar yang telah mengambil formulir di DPW PKB, mengikuti proses-proses seleksi yang telah ditetapkan partai.

“Sampai akhirnya keluar rekomendasi dari DPP siapa yang akan diusung oleh kami (PKB),a�? tandasnya.

Sementara itu, Ahyar terlihat sangat optimis bisa meraih dukungan dari tiga partai besar itu. Apalagi, ia telah mengantongi rekomendasi dari Partai Gerindra. “Kalau soal pendamping, masih dalam proses. Tentu siapa yang layak harus saya bicarakan dengan partai pendukung nanti,a�? ujarnya.

Secara eksplisit, Ahyar juga sempat menyebut sekitar lima nama sudah mendekati dirinya. Semuanya masih diakomodir dan belum bisa memutuskan. a�?Ada dari Lombok ada yang dari luar Lombok,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka