Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Tersangka Kasus Korupsi Pengelolaan Kopi Tambora Diperiksa Kejaksaan

Bagikan

KOTA BIMA a�� Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan kopi Tambora, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima, H (inisial) A�menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Kejaksaan Negeri Bima, Rabu (26/4). Pemeriksaan itu merupakan pemeriksaan pertama bagi H dalam status sebagai tersangka.

“Kemarin (Rabu,red) H diperiksa dengan status sebagai tersangka,” kata Kasi Intelijen Kejari Bima Lalu Muhammad Rasydi,Kamis (27/4).

Saat ditanya seputar materi pemeriksaan, Rasydi menegaskan tidak bisa menjawab. Karena menurutnya hal itu merupakan rahasia penyidik. Materi pemeriksaan hanya bisa dituangkan dalam berita acara pemeriksaan dan dipublikasikan dalam persidangan.

“Nah hal – hal apa saja yang ditanyakan saya tidak bisa menjawab. Itu rahasia kami,” tegasnya.

Diakui Rasydi, saat ini jaksa tengah bekerja maksimal agar kasus dugaan korupsi tersebut segera dilakukan tahap dua dan disidangkan.

“Target kami dalam waktu dekat akan dilakukan tahap dua, supaya kasus ini bisa segera disidang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengelolaan kopi Tambora diusut sejak tahun 2006. Besar anggarannya sekitar Rp 378 juta. Dana itu digunakan untuk biaya penanaman hingga panen kopi. Dugaan kerugian negara dalam kasus tersebut berdasarkan hasil audit BPKP Mataram Rp 218 juta.

Dalam proyek itu, Syarifuddin dan Suparno berstatus sebagai pelaksana kegiatan pengelolaan kopi Tambora. Sebelumnya dua terdakwa kasus tersebut sempat bernyanyi dan menyebutkan H, mantan Kadis Perkebunan Kabupaten Bima juga terlibat. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka