Ketik disini

Kriminal

Jual Togel, Janda Dua Anak Ditangkap Polisi

Bagikan

MATARAM -A�Rumah Atun, di Lingkungan Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan Barat, Kota Mataram, mendadak ramai. Sejumlah warga yang tengah berkumpul, berhamburan keluar rumah. Kedatangan polisi sekitar pukul 23.00 Wita, Rabu (27/4), rupanya membubarkan aktivitas para penjudi yang tengah merumuskan nomor judi kupon A�toto gelap (Togel).

Saat penggerebekan itu, polisi menahan Atun. Perempuan berusia 34 tahun itu merupakan pemilik rumah yang digerebek polisi. Dia juga bertindak sebagai pengepul yang menerima dan menjual togel kepada sejumlah orang.

Aktivitas judi itu telah dijalani pelaku sejak dua tahun silam. Karena itu, di kediamannya tak jarang menjadi tempat untuk merumuskan dan menerka nomor apa yang akan keluar dalam pengundian berikutnya.

a�?Ada beberapa orang yang kabur saat kedatangan polisi,a�? kata Kapolres Mataram AKBP Muhammad, kemarin (27/4).

Mantan Kapolres Sumbawa ini menjelaskan, Atun menerima nomor togel dari para penjudi, termasuk uang judi mereka. Nantinya uang taruhan dan nomor togel itu ia transfer kepada seseorang, untuk menjadi deposit salah satu akun di situs judi online.

Disinggung mengenai aktivitas penjualan judi togelnya, Atun beralasan ia butuh biaya untuk mengurus anaknya. Sebagai orang tua tunggal dengan dua anak, dia membutuhkan penghasilan untuk biaya hidup mereka.

Awalnya, sebelum menjadi pengepul, Atun mengaku sudah lama mengetahui aktivitas judi togel. Dia sendiri mengaku sering memasang nomor togel untuk mencoba peruntungan.

a�?Awalnya untuk saya sendiri, tapi setelah punya anak kedua, saya putuskan untuk menerima pesananan juga,a�? ujarnya.

Keuntungan sebagai pengepul togel memang menggiurkan. Atun mengaku bisa mendapatkan omzet sebanyak Rp 300 ribu setiap harinya. Uang tersebut akhirnya dia gunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya.

Disinggung siapa saja pembelinya, Atun menutup informasi itu. Dia hanya mengatakan jika orang yang memesan nomor togel, hanya dari kalangan terdekat, yakni keluarganya.

a�?Keluarga saja yang beli, kalau mahasiswa tidak ada,a�? pungkas dia.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka