Ketik disini

Tanjung

Pemkab KLU Luncurkan Program Jumat Bedah Rumah

Bagikan

TANJUNGA�– Pemkab Lombok Utara resmi memulai program Jubah (Jumat Bedah Rumah), kemarin (28/4). Program ini murni gerakan sosial yang tidak ada sangkut pautnya dengan birokrasi dan administrasi. a�?Program ini kerja sama pemerintah, LSM GR 10.000, Baznas, dan masyarakat,a�? ujar Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar usai meletakkan batu pertama perbaikan rumah warga di Desa Persiapan Pansor, kemarin

Dijelaskan, untuk menjaga objektivitas terhadap sasaran penerima bantuan tidak ada birokrasi apapun. Masyarakat tidak mampu itulah yang akan dibantu dengan diperbaiki rumahnya. a�?Tujuan program ini juga untuk menggerakkan lagi semangat gotong royong yang sekarang semakin luntur,a�? tandasnya.

Dalam program Jubah ini, seminggu sekali, salah satu SKPD yang ada di lingkup Pemkab Lombok Utara akan menjadi donatur. Sumbangannya dari PNS yang ada. Selain itu, bantuan dana juga berasal dari Baznas Lombok Utara.

Najmul mengungkapkan, jika setiap hari Jumat ada satu rumah warga yang diperbaiki maka dalam setahun, rumah yang bisa diperbaiki dari program sosial ini mencapai 94 rumah. a�?Saya mengharapkan untuk Jumat berikut-berikutnya tidak hanya bisa satu rumah tapi dua atau bahkan tiga rumah. Program sosial ini di luar program pemerintah yakni RTLH,a�? katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Utara H. Sayuti mengungkapkan Baznas akan mendukung program sosial ini. Baznas dalam hal ini memberikan dukungan melalui pendanaan. a�?Baznas menyumbang berapa kekurangan yang sudah dikumpulkan SKPD. Kalau yang sekarang Baznas menyumbang Rp 4 juta dan SKPD Rp 6 juta,a�? ungkapnya.

Ketua GR 10.000 Asmuni Bimbo yang ditemui di lokasi bedah rumah mengatakan, sebelum memperbaiki rumah Inaq Sukri, pihaknya terlebih dulu melakukan survei. a�?Dari enam rumah yang kita survei, rumah Inaq Sukri yang berumur 60 tahun ini yang layak mendapatkan bantuan,a�? katanya.

Ditambahkan, Inaq Sukri memiliki tiga orang anak dan tinggal di rumah yang tidak layak selama bertahun-tahun. Pihaknya menargetkan perbaikan rumah bisa rampung dalam 10 hari. a�?Kita perbaiki jadi rumah permanen. Bahan-bahan dan tukang sudah ada jadi pengerjaan bisa cepat,a�? katanya.

Menurut Bimbo, rumah Inaq Sukri akan dibangun dengan ukuran 3×5 meter persegi. Ukuran pembangunan rumah ini menyesuaikan jumlah kepala yang tinggal dalam keluarga tersebut. a�?Kalau ada warga miskin yang tidak punya lahan sendiri, kita akan coba carikan lahan dulu bekerjasama dengan LSM lainnya,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka