Ketik disini

Feature Headline

Membuat Hongkong Makin Cinta Lombok (1) : Gelar Sales Mission, Agen Wisata Hongkong Action

Bagikan

Dulu, Lombok adalah rumah kedua bagi para wisatawan dari Hongkong. Mereka berduyun-duyun datang menikmati keindahan destinasi wisata Bumi Gora sepanjang tahun. Ogah Hongkong menjauh lebih lama lagi, pasar wisatawan Hongkong pun kini digarap Pemprov NTB kembali. Gayung sudah bersambut. Siap-siap. Hongkong bakal demam Lombok lagi.

……………………….

KAWASAN Causeway Bay di jantung Hongkong menjadi saksi, betapa daya pikat Lombok tak pernah pudar. Itu mengapa Ruby Chan, Manajer AMPlux Travel (International) Limited melonjak kegirangan manakala menerima undangan untuk menghadiri table top Sales Mission sekaligus Direct Promotion Lombok Sumbawa di Hongkong.

Ruby pun tiba paling awal di hotel Excelsior, yang berdiri menjulang menuding langit, bersisian dengan mal-mal terbesar di Causeway Bay, tempat Sales Mission dihelat. Ruby melempar senyum paling indah manakala di pintu ballroom dia disambut empat dara berpakaian khas adat Lombok, Sumbawa dan Mbojo. Senyumnya makin mengembang, tatkala menerima kalungan selendang kain tenun khas Sasak.

AMPlux Travel (International) Limited yang dikomandani Ruby adalah salah satu biro perjalanan utama di Hongkong. a�?Tahun lalu kami membawa lebih dari seribu wisatawan ke Indonesia,a�? kata Ruby.

Jakarta menjadi tujuan utama melancong wisatawan Hongkong yang dibawanya itu. Selain juga ke Bali, destinasi wisata tetangga NTB. a�?Sebelum ini, saya mendengar banyak cerita tentang Lombok. Saya sungguh tertarik,a�? kata Ruby.

Dia memang belum pernah sekalipun ke Lombok. Tak juga biro perjalanannya pernah membawa tamu melancong ke destinasi wisata yang meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia ini. Itu mengapa, Ruby begitu bersemangat manakala mendapat kesempatan mengenal Lombok dan juga Sumbawa lebih dekat lagi. Ruby berkeyakinan, Lombok akan menjadi salah satu magnet bagi para pelanggan setia AMPlux Travel (International) Limited.

Apakah semua biro perjalanan wisata Hongkong awam akan Lombok? Tentu saja tidak. Eva Lam, Asistant Managing Director Sun n Sea Holidays adalah salah satu dari banyak manajemen biro perjalanan wisata di Hongkong yang sudah familiar dengan Lombok. Sun n Sea Holidays saat ini bahkan tetap rutin membawa tamu ke Lombok. Jumlahnya bahkan terus meningkat. Puncaknya pada Juni hingga Agustus. a�?Lebih dari seribu orang kami bawa sepanjang tahun menikmati keindahan bawah laut di Sekotong,a�? kata Eva Lam.

Biro perjalanan tempatnya bekerja memang mengkhususkan diri membawa wisatawan menikmati keindahan laut, mulai dari pantai hingga pemandangan di dasarnya. Dan kawasan Sekotong di Lombok Barat, menjadi salah satu destinasi dengan pemandangan bawah laut yang sangat indah. a�?Customer kami sangat senang ke sana,a�? katanya.

Sandy Wong, Product Supervisor SIA Holidays, biro perjalanan wisata Hongkong yang juga mengkhususkan membawa tamu menikmati keindahan laut dan pemandangan bawah laut juga mengakui hal yang sama. Pantai Belongas di Sekotong adalah tujuan pavorit para wisatawan yang berwisata melalui SIA Holidays.

Namun, jika dilihat dari sisi jumlah, wisatawan Hongkong yang ke NTB memang masih kalah jika dibanding dengan wisatawan Jepang dan wisatawan Korea Selatan. Tahun 2016, total jumlah wisatawan Hongkong yang ke NTB mencapai 17.617 orang. Jumlah ini naik dari angka kunjungan wisatawan Hongkong tahun sebelumnya sebanyak 13.920 orang.

Bandingkan dengan jumlah wisatawan Korea pada periode yang sama mencapai 18.527 orang melonjak dari 11.105 tahun 2015. Atau angka kunjungan wisatawan Tiongkok yang pada 2015 mencapai 14.027 orang dan menjadi 17 569 orang tahun 2016. Atau wisatawan Jepang yang tahun 2016 jumlahnya mencapai 19.744 orang yang naik dari tahun sebelumnya 15.527 orang.

 

Pernah Berjaya

 

Namun, siapa sangka, wisatawan Hongkong sebetulnya pernah berjaya di NTB. Itu terjadi pada era tahun 1990-an. Saat itu, wisatawan Hongkong mendominasi angka kunjungan wisatawan ke NTB. Bahkan mencapai 40 persen dari total kunjungan. Baru kemudian disusul kala itu dengan wisatawan Jepang dan Eropa. Tak heran, jika ada pandangan bahwa Lombok saat itu telah menjelma menjadi rumah kedua bagi wisatawan Hongkong.

Para wisatawan Hongkong saat itu datang melalui Bali. Lalu ke Lombok menggunakan penerbangan Merpati Arilines. Atau melalui jalur laut. Garuda Indonesia bahkan, di era itu secara khusus membuat program yang diberi nama Garudah Oriental Holiday. Sebuah program yang bersinergi dengan biro perjalanan wisata di NTB yang membidik pasar wisatawan Asia Timur. Hongkong salah satunya.

Kondisi ini terus bertahan hingga awal Millenium. Hingga kemudian terjadi hal yang sama sekali tak diinginkan oleh seluruh masyarakat NTB yakni kejadian pada 17 Januari tahun 2000 di Mataram yang memantik rasa takut. Semenjak itu, arus kunjungan wisatawan Hongkong ke NTB terus menyusut.

Dan karena itulah, menurut Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal, Hongkong harus digaet lagi. Dia ingin agar Hongkong tak menjauh terlalu lama. Negeri dengan penduduk 7,306 juta jiwa ini harus menjadi karib bagi NTB lagi.

Pintu mengawali semua itu adalah Sales Mission dan Direct Promotion ke Hongkong yang diinisiasi Dinas Pariwisata NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB pada 28-30 April 2017 lalu. Total dalam event ini ada 12 biro perjalanan wisata asal NTB yang turut serta. Sementara dari Hongkong yang datang sebanyak 163 biro perjalanan wisata.

Bagi Faozal, Hongkong adalah pasar yang sangat menjanjikan. Negeri itu terkenal dengan pendapatan per kapita yang sangat besar. Budaya kerja yang menuntut persaingan tinggi juga menjadikan penduduk Hongkong berduyun-duyun berwisata tiap tahun agar kembali fresh saat menghadapi rutinitas pekerjaan berikutnya.

Dan NTB kata Faozal punya segalanya yang dicari wisatawan Hongkong. Mereka senang ke pantai. Mereka senang ke gunung dengan pemandangan yang sejuk. Mereka senang menyelam menikmati keindahan bawah laut. Tidak hanya fun diving, tapi juga penyelaman yang ekstrem. a�?Dan kita punya semua itu,a�? tandas Faozal.

Terealisasinya penerbangan Royal Brunei tahun ini yang akan melayani rute Hongkong-Lombok adalah bukti betapa Lombok di mata maskapai milik Kesultanan Brunei tersebut punya segalanya yang dicari wisatawan Hongkong. a�?Tinggal sekarang bagaimana pasar ini kita manage,a�? kata Faozal.

Wakil Ketua BPPD NTB H Ainuddin mengatakan, antusiasme biro perjalanan wisata Hongkong dalam Sales Mission menebalkan keyakinan pihaknya, betapa Hongkong memang masih sangat mendamba NTB.

a�?Salah satu cara membidik pasar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan adalah dengan melakukan pertemuan langsung antar bisnis to bisnis. Inilah yang kita lakukan di Hongkong,a�? kata Ainuddin.

Dia mengatakan, respon dari buyer dalam table top sangat positif. Itu mengapa, pria yang juga Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia NTB ini yakin bahwa wisatawan Hongkong akan kembali menjadi wisatawan yang mendominasi kunjungan ke NTB lagi. a�?Tidak saja Hongkong, tapi juga wisatawan dari China daratan,a�? katanya.

Konsul Jenderal Republik Indonesia Tri Tharyat, yang hadir langsung dalam Sales Mission pariwisata NTB pun turut mempromosikan destinasi wisata NTB kepada para pelaku pariwisata di Hongkong. a�?Lombok adalah satu dari 10 Bali baru di Indonesia,a�? kata Tri di depan biro perjalanan wisata Hongkong dan disambut tepuk tangan meriah.

Secara khusus, Tri Tharyat bahkan menceritakan bagaimana dirinya telah dipanggil oleh Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia itu memberinya tugas khusus untuk memasarkan maksimal destinasi wisata Indonesia di Hongkong. a�?Memasarkan Lombok di Hongkong menjadi salah satu tugas yang dibebankan Presiden pada saya,a�? kata Tri. (kus/r8/bersambung)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka