Ketik disini

Headline Kriminal

BNN Buru Penyelundup Sabu ke Kalimantan

Bagikan

MATARAM -A�Terungkapnya pengiriman sabu dari jaringan narkotika antar provinsi, terus dikembangkan BNN NTB. Selain dua orang narapidana dari Lapas Mataram, ada tiga orang lainnya diduga sebagai kurir yang ikut diamankan BNN.

Kabid Berantas BNN NTB AKBP Denni Priadi mengatakan, modus pengiriman sabu dalam jumlah kilogram itu, serupa dengan kasus pengiriman ganja yang pernah diungkap BNN beberapa waktu lalu. Yakni dengan menggunakan paket melalui jasa pengiriman.

a�?Modusnya sama dengan pengiriman ganja dari Sumatera. Untuk sabu yang kemarin digagalkan, itu berat brutonya 1,8 Kg,a�? kata Denni, kemarin (3/5).

Setelah mendapat informasi adanya pengiriman sabu, BNN NTB yang dibantu BNN Batam dan Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan kontrol pengiriman. Hasilnya, mereka mendapatkan tiga orang terduga kurir, yakni dengan inisial W, H, dan AR.

Masing-masing dari mereka memiliki peran berbeda. W diketahui menjadi penerima barang. Nama dan alamatnya tercantum dalam paket berisi sabu yang dikirim dari Kalbar menuju Mataram, Lombok. Sementara dua orang lainnya, yakni H dan AR nantinya akan menerima paket sabu tersebut.

Pengembangan itu ditindaklanjuti BNN dengan menyusun strategi penangkapan. Hingga akhirnya mereka berhasil menangkap W. Penangkapan W dilakukan setelah ia mengambil paket berisi sabu.

Selanjutnya, dari keterangan W, polisi menangkap H dan AR. Ketiga orang ini ditangkap ketika akan melakukan serah terima paket sabu di depan Bandara Selaparang, Rembiga, Kota Mataram.

a�?Mereka semua orang di luar Lapas Mataram. Hanya sebagai kurir yang diduga dikendalikan dari dua napi yang ada di dalam Lapas,a�? beber Denni.

Terkait progres kasus tersebut, Denni mengatakan, BNN Kalbar akan melakukan pengembangan di wilayahnya. Lima orang yang telah diamankan, rencananya akan dibawa menuju Kalimantan.

a�?Sekarang masih pendalaman, di sana (Kalimantan, Red) juga sedang ada pengembangan,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka