Ketik disini

Headline Metropolis

Pertumbuhan Listrik NTB Tertinggi

Bagikan

MATARAMA�– Angka pertumbuhan listrik di NTB termasuk yang tertinggi di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir pertumbuhan jumlah pelanggan mencapai rata-rata 12 persen per tahun.

Tren positif ini didukung dengan kemampuan daya listrik di Provinsi NTB dalam keadaan surplus. Untuk sistem Lombok memiliki daya mampu sebesar 293 MW dengan beban puncak mencapai 226 MW. Sistem Sumbawa memiliki daya mampu sebesar 49 MW dengan beban puncak sebesar 42 MW. Kemudian untuk sistem Bima memiliki beban puncak sebesar 42 MW dengan beban puncak sebesar 42 MW. “Semua surplus, bahkan Lombok mencapai 70 MW. Kami siap menerima investor, berapapun kebutuhan listriknya akan kami siapkan,” GM PLN Wilayah NTB, Mukhtar dalam acara Temu Pelanggan, di Hotel Aston Inn Mataram, Rabu (3/5).

Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, PT PLN (Persero) Wilayah NTB menggelar Temu Pelanggan, Rabu (3/5). Bertempat di Hotel Aston Inn Mataram, acara ini dihadiri oleh General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar, Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB Muhammad Husni, dan Kepala DPMPT-SP NTB Lalu Gita Aryadi, serta pelanggan-pelanggan potensial baik industri, bisnis, sosial, maupun rumah tangga. “Kita (PLN) perlu mendengar penilaian, tuntutan, serta harapan dari pelanggan,” kata Mukhtar.

Dalam kesempatan ini, Kepala DPMPT-SP NTB Lalu Gita Aryadi mengatakan, bahwa meskipun listrik saat ini sudah surplus, penambahan perlu terus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di NTB.

Di mana ekonomi di NTB bergerak di bidang pariwisata, agrobisnis, dan perdagangan, investor sangat tertarik di bidang ini. “Semua sektor ini sangat membutuhkan listrik. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas listrik di NTB harus terus ditingkatkan,” ujar Lalu Gita.

Selain untuk kebutuhan industri, penambahan kapasitas listrik di NTB juga dibutuhkan untuk peningkatan rasio elektrifikasi. “Penambahan jaringan harus terus ditambah, bahkan harus sampai ke desa terpencil,” tambah Kepala Dinas Pertambangan NTB M. Husni.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, dalam beberapa tahun ke depan PLN akan membangun beberapa infrastruktur listrik baru. PLN akan membangun beberapa pembangkit, total kapasitas yang akan di bangun adalah sebesar 500 MW. Hingga saat ini, dari 500 MW tersebut, 100 MW telah beroperasi memperkuat sistem kelistrikan Lombok.

Beberapa rencana pembangunan lainnya telah melewati tahapan pembebasan lahan. Diantaranya adalah PLTGU Lombok berkapasitas 150 MW, PLTU Lombok berkapasitas 100 MW, PLTU Lombok 2 berkapasitas 100 MW, PLTMG Sumbawa 50 MW, dan PLTMG Bima 50 MW. Selain pembangkit, PLN juga akan membangun transmisi sepanjang 962 km. Seluruh pembangunan ini ditargetkan selesai pada tahun 2019.

Di sela-sela acara, PLN juga memberikan reward kepada pelanggan yang dinilai kooperatif. Di mana pelanggan tersebut adalah yang selama kurun waktu 12 bulan terakhir melunasi tagihan rekeningnya tepat waktu. Pelanggan tersebut antara lain Hotel Ombak Sunset, PT Bumi Padak Guar, dan CV Venna Mas Jaya. (ili/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka