Ketik disini

Headline Praya

Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Terselubung di Praya

Bagikan

PRAYA-Porles Lombok Tengah (Loteng), berhasil membongkar bisnis prostitusi terselubung di salah satu hotel ternama di Praya. Kasus ini melibatkan, mucikari JA (inisial-red) warga Kampung Baru Meteng Prapen. Per orangnya dijual Rp 500 ribu.

a�?Rp 100 ribu diantaranya, untuk mucikari. Sisanya, untuk mereka si perempuan,a�? kata Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SIK pada Lombok Post, kemarin (9/5).

Kasus itu berhasil dibongkar, terang Kholilur setelah tim Satreskrim Polres Loteng mencium gelagat pria 35 tahun tersebut, saat keluar dari salah satu hotel yang dimaksud, Senin malam (8/5) kemarin sekitar pukul 22.30 Wita. Diduga, praktek prostitusi itu pun dijalankan sejak lama, melibatkan banyak pekerja seks komersial.

Kali ini, kata Kholilur ada dua perempuan yang berhasil diamankan di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka adalah ID (inisial, Red) warga Dusun Presak Desa Batunyala, Praya Tengah. Kemudian, inisial NR warga Kampung Tengari, Praya.

a�?Modus yang digunakan, pelaku mengantar korban ke TKP dan atau sesuai permintaan pelanggan,a�? beber orang nomor satu dijajaran kepolisian Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Harganya pun, terang Kholilur sudah dipatok si mucikari. Soal kemudian, pelanggan memberikan lebih, itu menjadi keuntungan si perempuan. Begitu transaksi selesai, maka si perempuan menyetor jatah ke mucikari bersangkutan.

Dalam penangkapan itu polisi berhasil menemukan barang bukti berupa, uang tunai sebesar Rp 750 ribu, satu telepon genggam dan satu kotak kondom. Kemudian, dua unit motor jenis Honda Vario dan Beat. a�?Pelaku dan barang bukti pun, sudah kami amankan di Polres,a�? katanya.

Langkah semacam itu, tambah Kholilur tetap dilaksanakan, guna memberikan rasa aman dan nyaman, jelang puasa Ramadan. Program Kunang-kunang Kamtibmas juga terus berjalan, menyisir beberapa titik rawan kejahatan di seluruh wilayah di Loteng. Termasuk, kecelakaan.

a�?Dalam waktu dekat, kami akan mengundang beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat, kita ingin bersama-sama membangun komitmen,a�? kata Kholilur.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka