Ketik disini

Kriminal

Bacok Korban, Jambret Nyaris Tewas Diamuk Warga di Cakranegara

Bagikan

MATARAM – Pencurian dengan kekerasan (curas) yang diduga dilakukan pria berinisial Sya  30 tahun dan Sah, 28 tahun, berakhir tragis. Kedua pemuda asal Desa Sangkrang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng) ini bahkan nyaris tewas akibat amuk massa, Sabtu malam (13/5).

Menurut keterangan polisi, setiap beraksi kedua pelaku selalu membekali diri dengan senjata tajam (sajam) jenis parang. Benda tersebut bukan saja untuk menakuti korbannya. Mereka bahkan tak segan langsung menggunakan parang itu untuk melukai korban.

Seperti pada aksi mereka yang terakhir, dengan menggunakan motor Suzuki, kedua pelaku mengincar tas korban saat melintas di Jalan Ismail Marzuki, Lingkungan Karang Blumbang, Cakranegara. Tanpa memberi peringatan, salah satu pelaku menusukkan parangnya ke paha kanan korban.

Sial bagi keduanya, sesaat setelah berusaha kabur membawa hasil jambretnya, aksi mereka dipergoki warga. Mereka lantas mengejar pelaku yang kabur melalui gang-gang kecil di sekitar TKP.

Warga yang semakin ramai, berhasil menangkap pelaku. Karena marah, massa kemudian beramai-ramai menghakimi pelaku.

”Motor pelaku sudah dibakar, mereka juga sudah jadi bulan-bulanan warga,” kata Kapolsek Cakranegara Kompol Haris Dinzah.

Anggota polisi yang datang, sempat kewalahan mengevakuasi pelaku. Dua polsek, yakni dari Cakranegara dan Mataram, bahkan harus turun tangan untuk mengamankan pelaku.

Haris mengatakan, pelaku telah melakukan aksi curas sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polres Mataram. Namun, Kota Mataram bukan menjadi satu-satunya lokasi Sya dan Sah dalam melancarkan aksinya.

Mereka berdua juga melakukan aksi jambret di wilayah Lombok Timur (Lotim). Hingga akhirnya Polres Lotim memasukkan keduanya dalam daftar pencarian orang (DPO).

”Pelaku ini spesialis curas, pernah masuk penjara juga untuk kasus yang sama,” beber Dinzah.

Selain berhasil mengamankan pelaku, polisi turut mengamankan sepeda motor yang digunakan saat beraksi. Dua parang yang dibawa pelaku juga diamankan petugas.

Sementara ini, polisi masih melakukan pengembangan TKP lain dalam aksi jambret yang dilakukan keduanya. Atas perbuatannya, mereka bisa dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka