Ketik disini

Headline Praya

DPRD Lombok Tengah Minta Polisi Tegas Razia Petasan

Bagikan

PRAYA-DPRD Lombok Tengah (Loteng) menyarankan agar, jajaran Polres dan Satpol PP segera malaksanakan razia petasan. Karena, jelang Ramadan dan pelaksanaan ibadah selama bulan puasa kerap diganggu oleh ledakan petasan.

a�?Khususnya, saat kita menjalankan salat tarawih. Mohon ditindaklanjuti,a�? seru Ketua DPRD Loteng H Puaddi FT, Sabtu (13/5).

Salah satu contoh, beber Puaddi di desanya di Bodak, ada tetangga rumahnya yang setiap salat tarawih, selalu membawa batu krikil. Tujuannya, untuk melempar mereka yang menyalakan petasan. Itu artinya, petasan cukup mengganggu. Apalagi, mereka yang sudah berumur.

Untuk itulah, tekan Puaddi razia petasan merupakan solusi yang tepat. Siapa pun penjual harus ditertibkan. a�?Kita tidak bisa menyalahkan warga yang menyalakan petasan. Tapi, penjual,a�? kata politisi Golkar tersebut.

Sementara itu, Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman berjanji dalam waktu dekat ini, jajarannya akan menggelar razia besar-besaran, tidak saja petasan. Melainkan, penyakit masyarakat seperti narkoba, prostitusi, perjudian dan minuman keras (mirasa). Tidak ada kata maaf, bagi yang melanggar.

Jika ditemukan, kata Kholilur barang bukti langsung diangkut. Begitu pula para pelakunya. a�?Kami sudah mensosialisasikan, bahkan mengeluarkan surat edaran larangan penjualan petasan,a�? ujar orang nomor satu dijajaran kepolisian Loteng tersebut.

Ia berharap, seluruh penjual dimana pun berada di Gumi Tatas Tuhu Trasna, untuk mengindahkan surat edaran yang dimaksud. Karena, sampai saat ini pemerintah maupun aparat hukum, tidak pernah mengeluarkan izin penjualan petasan. Kecuali, ukuran tertentu yang sudah diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

a�?Mari ciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif, selama puasa Ramadan, perbanyak amal ibadah. Bukan sebaliknya main-main petasan,a�? seru Kholilur.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka