Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Puluhan Buruh Asal Lombok Telantar di Dompu

Bagikan

DOMPU-Jika sebelumya ratusan buruh tebang PT SMS asal Madura telantar di Bima, kini giliran buruh asal Lombok yang telantar. Mereka tidak pernah menerima upah kerja dari kontraktor.

Sekitar 30 orangA� buruh asal Lombok iniA� memilih pulang ke kampung halamannya. Mereka menumpang truk dari Cabang Banggo, Kecamatan Manggelewa.

“Mereka semua berasal dari Lombok,” ungkap anggota DPRD Dompu Jamaluddin yang mengetahui peristiwa ini pada Radar Dompu (Lombok Post Group), Kamis (18/5).

Terlantarnya puluhan karyawan tersebut diketahui dari laporan warga yang mengangkut pasir di Pantai Hodo. Para buruh dari Lombok itu pulang pada Minggu (14/5) lalu.

Para pekerja tersebut saat itu sedang jalan kaki dari lokasi perusahaan menuju Kecamatan Manggelewa. Mereka berjalan jauh karena tak punya biaya.

“Informasi tersebut ternyata benar. Saat itu saya langsung menemui mereka di Cabang Banggo,” ungkapnya.

Penyebab penelantaran buruh asal Lombok A�sama seperti kasus sebelumnya. Awalnya, mereka direkrut oleh pihak ketiga dari PT SMS dengan iming-iming gaji Rp 5 juta per bulan. Namun, setelah bekerja mereka mengaku tidak pernah menerima gaji sesuai yang dijanjikan.

“Wajar jika mereka berhenti kerja. Ketimbang bekerja, tapi tak digaji,” tutur Jamaludin.

KondisiA� tersebut ujarnya, menggambarkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap tenaga kerja. Malah yang terjadi pemerintah seolah tidak tahu-menahu denganA� kondisi para pekerja.

“Ini jelas perdagangan manusia. Aparat dan pemerintah harusnya tak tinggal diam,” katanya. (jw/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka