Ketik disini

Kriminal

Nekat..!! Terdakwa Maling Motor, Bawa Sabu ke Pengadilan Negeri Mataram

Bagikan

MATARAM-Surya, 25 tahun, rupanya tidak pernah kapok berurusan dengan polisi. Pria asal Lombok Tengah (Loteng) ini kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. Apesnya, sabu itu didapatkan petugas usai ia menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Rabu (17/5).

Menurut keterangan polisi, barang bukti sabu ditemukan petugas disembunyikan pelaku di selangkangannya. Satu poket sabu dengan berat 5,26 gram, ia taruh didalam bungkus rokok kemudian ia sembunyikan di balik celana dalamnya.

Sebelum penangkapan itu, tim Subdit I Ditresnarkoba Polda NTB lebih dulu mendapatkan informasi adanya transaksi narkotika di PN Mataram. Informasi itu juga menyebutkan ciri-ciri pelaku yang akan bertransaksi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi mengintai setiap tahanan yang tengah menjalani sidang di PN Mataram. Hingga akhirnya petugas mencurigai Surya, terpidana kasus curanmor, sebagai pelaku yang melakukan transaksi narkotika.

a�?Ketika mau naik kendaraan untuk dikembalikan ke Lapas, kita langsung tangkap,a�? kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB AKBP Cheppy Ahmad Hidayat, kemarin (19/5).

Setelah mengamankan pelaku, Surya sempat tidak mengakui jika ia memiliki sabu. Namun penggeledahan yang dilakukan polisi, membuat pelaku tak berkutik. Petugas menemukan satu poket sabu yang disembunyikan Surya di selangkangannya.

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, dia hanya dititipkan sabu oleh seseorang dengan inisial RZ. Sabu itu diserahkan RZ di PN Mataram, ketika Surya berada di kamar tahanan PN Mataram. a�?Katanya mau diambil orang lain lagi, inisialnya HD, orang Kuta, Loteng, tapi sampai sidang berakhir, yang bersangkutan tidak muncul,a�? terang dia.

Pengakuan pelaku tak begitu saja dipercaya polisi. Karena itu, Cheppy mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. A�a�?Kita akan perdalam. Dia juga mengakui kalau baru satu kali ini saja dititipkan,a�? kata Cheppy.

Atas perbuatannya, Surya kembali terancam terkena hukuman tambahan. DiaA� dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 112 Ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka