Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Bupati Dompu Jadi Tersangka, Pemprov NTB Tunggu Proses Hukum

Bagikan

MATARAM-Ditetapkannya Bupati Kabupaten Dompu H Bambang M Yasin sebagai tersangka dalam kasus CPNS honorer kategori dua (K2), tidak serta merta membuatnya diberhentikan. Bupati bertubuh jangkung itu untuk sementara tetap bisa menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

 

Asisten I Setda NTB M Agus Patria mengatakan, pihaknya masih menghormati proses hukum, sebab ada asas praduga tidak bersalah. Sebelum ada keputusan tetap dari pengadilan, dia dianggap tidak bersalah. Berbeda dengan kasus Bupati Lombok Barat Zaini Arony yang berstatus terdakwa sehingga dihentikan sementara.

a�?Undang-undang mengatur begitu, kalau jadi terdakwa dia akan diberhentikan sementara,a�? katanya.

Baca Juga :A�

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”6″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”1821″ tax_operator=”2″ offset=”1″ order=”desc”]

Menurut Agus, sampai saat ini penetapan tersangka itu tidak mengganggu proses pelayanan dan kerja-kerja pemerintahan di Dompu. Apalagi selama ini, sang bupati dianggap tetap mengikuti proses hukum yang berjalan. Kecuali dia ditahan sehingga tidak bisa menjalankan tugas baru kemudian diganti sementara oleh wakil bupatinya.

a�?Tapi kita tidak boleh berandai-andailah,a�? kata Agus.

 

Pemprov menganggapA� sampai sekarang sang bupati belum divonis bersalah, dan asas praduga tidak bersalah tetap dikedepankan. Sebab bisa jadi dalam kasus itu ia dinyatakan tidak bersalah. Semua kemungkinan itu masih bisa terjadi, dan pemprov akan menunggu seperti apa proses hukum yang sedang berjalan.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengaku sangat prihatin dengan peristiwa yang menimpa Bupati Dompu. Dia berharap masalah seperti itu tidak terjadi di tempat lain. Dalam hal ini, pemprov menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum. a�?Tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama,a�? kata Amin. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags: